SuaraKalbar.id - Setelah lolos dari hukuman mati di Malaysia , dua warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan ke Tanah Air melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat.
Mereka adalah HM dan SB tenaga kerja Indonesia (TNI) asal Gowa, Sulawesi Selatan. KJRI Kuching membantu pemulangan keduanya, Rabu (24/3/2021).
Hal itu disampaikan oleh kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno.
"KJRI Kuching hari ini telah membantu dan mendampingi kepulangan dua orang WNI ke Indonesia melalui PLBN Entikong yang telah dinyatakan bebas dari hukuman mati oleh Mahkamah Federal di Sarawak," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Yoni menuturkan, keduanya telah diserahkan oleh Fungsi Konsuler KJRI Kuching kepada perwakilan UPT BP2MI Pontianak disaksikan Konjen RI Kuching.
Selanjutnya akan diproses kepulangannya ke Sulsel oleh BP2MI setelah jalani proses pencegahan COVID-19 di PLBN Entikong.
"Kedua WNI itu sudah kami serahkan langsung ke perwakilan UPT BP2MI Pontianak di PLBN Entikong," tandasnya.
Kasus dua WNI
HM dan SB ditangkap 29 November 2013 lalu, atas kasus pembunuhan. Mereka diduga pembunuh bayi yang baru dilahirkan.
Baca Juga: Dituduh Masuk Wilayah Malaysia, Nelayan Indonesia Diancam Denda Rp20 Milyar
Pada 24 November 2016, Mahkamah Tinggi Miri memvonis hukuman penjara. Kemudian, Mahkamah Rayuan menjatuhkan hukuman mati digantung kepada kedua WNI.
Pihak KJRI Kuching melalui pengacara ajukan banding dan berujung dikabulkan. Pada 24 Februari 202, keduanya dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan murni oleh Mahkamah Federal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara