SuaraKalbar.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengaku semenjak pandemi COVID-19, pihaknya menggeser sejumlah anggaran pemerintah kabupaten.
Ini disebabkan karena masih ada permasalahan yang belum terselesaikan gara-gara pandemi COVID-19.
Hal itu disampikan Karoilin usai pihaknya menyerahkan laporan keuangan unaudited Tahun Anggaran 2020 kepada BPK RI Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Senin (29/3/2021).
"Ada beberapa program kita memang belum bisa diselesaikan dan direalisasikan akibat dari dampak pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung selama 1 tahun ini di Indonesia sehingga ada beberapa anggaran yang harus digeser," ujar Karolin seperti dikutip dari Antara.
Kendati begitu, Karolin optimis roda pemerintahan Landak akan terus bergerak meski masih ada sejumlah persoalan yang belum tuntas.
Karolin menerangkan penyerahan laporan keuangan merupakan hal yang wajib dilakukan dalam sebuah pemerintahan.
Audit ini, kata dia, dilakukan untuk melihat seberapa jauh kinerja yang sudah dilakukan.
"Terkait hal ini, kami sangat berterima kasih kepada BPK RI yang sudah melaksanakan kegiatan ini, dan laporan ini saya serahkan agar dapat memberikan kami masukkan apa saja yang harus kita lakukan evaluasi," terang Karolin.
Olek sebab itu, dirinya berharap setelah dilakukan audit dari BPK RI perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Landak mendapatkan hasil penilaian yang baik.
Baca Juga: Revitalisasi Monas Mandek Gegara Anggarannya Disetop
"Kita berharap setelah dilakukan, kami dapat penilaian yang baik dari BPK RI yakni mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian," tutup Karolin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!