SuaraKalbar.id - Kejadian nahas menimpa seorang balita yang tewas tercebur sumur saat menemani ibunya berjualan sayur.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Kamis (1/4/2021) sore. Korban yang diketahui bernama Raya Hatun Nina.
Dia merupakan anak pasangan Sumantra (26) dan Yulianti (25), Warga Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).
Awalnya, korban menemani ibunya berjualan sayur. Dia bermain sekitar tempat ibunya berjualan.
Di dekat tempat itu ada smur yang ditembok dan penjemuran padi. Tiba-tiba bocah itu menghilang.
Kapolsek Jonggat, Iptu Bambang Sutrisno menuturkan, korban tidak terlihat, sehingga ibunya langsung mencari korban di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun ibu korban tak kunjung menemukan anaknya. Hingga seorang warga melihat jejak bocah berusia 4 tahun itu.
"Salah satu warga melihat sandal korban di dekat sumur," ujarnya, Jumat (2/4/2021).
Selanjutnya, warga langsung melakukan pemeriksaan ke dalam sumur untuk mencari korban.
Baca Juga: Tragis, Balita di Pontianak Tewas Kesetrum Listrik Kandang Ayam
Warga langsung melakukan penyelaman dan berhasil menemukan korban.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
"Korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah," terang Bambang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG