SuaraKalbar.id - Modus penipuan online via telepon atau pesan WhatsApp (WA) marak terjadi. Seperti aksi penipu yang mengaku sebagai kiai kali ini.
Penipu tersebut meminta transferan sejumlah uang namun aksinya berujung memalukan seusai disinggung soal kitab kuning. Aksinya pun viral.
Itu ditunjukkan lewat unggahan yang dibagikan akun Twitter @NUgarislucu, Selasa (6/4/2021).
Ditampilkan percakapan seseorang dengan penipu via WhastApp. Si pengunggah menerangkan kalau penipu tersebut mengaku sebagai kiai.
Dia memajang foto profil tokoh agama KH. Kafabihi Mahrus bersama sang istri untuk melancarkan aksinya.
"Penipu sekarang udah kebangetan. Mengatasnamakan ulama buat ngeruk duit. Untung kang santrine dah lulus Aliyah," tulisnya.
Lewat sambungan telepon penipu berbicara dengan seorang pria diduga santri menggunakan bahasa Jawa.
Tampak santai, awalnya penipu mengaku kiai menanyakan kabar santri dan memintanya untuk berkunjung ke rumah kalau ada waktu luang.
Tak lama, tiba-tiba penipu menyinggung soal nomor rekening. Santri yang sudah tahu kedoknya pun meladeni.
Baca Juga: Anak Rewel Dihibur Pakai Gundam, Publik: Bapaknya di Pojokan Kena Mental
"Ini nomer rekeningnya atas nama siapa kiai? Buat pondok atau gimana ya? Mohon nanti dikirim nomor rekeningnya" tanyanya.
"Iya nanti saya kirim sama foto KTP," jawab penipu.
Si santri kemudian kembali bertanya tujuan kiai palsu memintanya transfer uang, apa untuk kepentingan pondok atau hal lain.
"Iya untuk pembangunan (pondok)," kata penipu.
Penipu masih saja berkelit saat itu, tanpa menyadari orang yang dihubungi sudah tahu kedoknya.
Di sela-sela percakapan, santri lalu menanyakan soal kegiatan Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?