- Pemerintah Kota Pontianak menegaskan peran strategis BPR dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di daerah tersebut.
- Pelaku UMKM masih menghadapi hambatan daya saing, pemasaran, dan adaptasi teknologi meski telah mendapatkan akses modal usaha.
- BPR dituntut meningkatkan nilai tambah dan inovasi agar mampu membantu UMKM tumbuh mandiri serta lebih kompetitif secara ekonomi.
SuaraKalbar.id - Bank Perekonomian Rakyat (BPR) kembali mendapat sorotan sebagai salah satu lembaga keuangan yang paling dekat dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun di tengah besarnya peran tersebut, muncul pertanyaan yang masih relevan hingga kini: mengapa banyak usaha kecil masih kesulitan berkembang dan naik kelas?
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengungkapkan, lebih dari 60 persen nasabah BPR berasal dari kalangan UMKM. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa BPR memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
"Data menunjukkan lebih dari 60 persen nasabah BPR adalah pelaku UMKM. Ini membuktikan BPR adalah garda terdepan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan," ujar Amirullah saat membuka kegiatan Funwalk Hari BPR-BPRS Nasional di Halaman Museum Kalbar, Minggu (31/5/2026).
Ia menegaskan, BPR bukan sekadar lembaga perbankan yang menyalurkan pembiayaan. Lebih dari itu, BPR berperan sebagai jembatan yang menghubungkan potensi masyarakat dengan peluang usaha, akses modal, serta penguatan ekonomi lokal.
Menurut Amirullah, banyak kisah sukses UMKM yang tumbuh bersama dukungan BPR, meski peran tersebut sering kali tidak terlihat di ruang publik.
"Di balik setiap cerita sukses UMKM, sering kali ada BPR yang bekerja dalam diam tanpa sorotan kamera, namun dengan dedikasi yang luar biasa," katanya melansir ANTARA, Minggu (31/5/2026).
Meski demikian, tantangan yang dihadapi BPR tidak sedikit. Persaingan dengan bank umum, kehadiran layanan keuangan digital, hingga perubahan perilaku nasabah menuntut BPR terus beradaptasi.
Karena itu, Amirullah menilai ada tiga hal yang harus terus diperkuat, yakni kedekatan dengan masyarakat, inovasi layanan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola lembaga.
Menurutnya, kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat menjadi keunggulan yang tidak dimiliki banyak lembaga keuangan lainnya. Modal tersebut dinilai penting untuk membangun layanan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM.
Baca Juga: Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
Di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, kemampuan BPR menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong UMKM berkembang akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekonomi rakyat di daerah.
Berita Terkait
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Kalbar, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada