SuaraKalbar.id - Selain puasa, ada amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakasanakan di Bulan Ramadhan. Amalan sunnah di bulan Ramadhan untuk memperbanyak pahala.
Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan dan ampunan. Bulan suci ini menjadi momen penting bagi umat muslim.
Di bulan Ramadhan, amal kebaikan akan diberi balasan berlipat ganda. Termasuk dengan menjalani amalan sunnah.
Syekh Muhammad ibn 'Umar Nawawi al Bantani dalam kitab Nihayah al-ain fi'Irsyad al-Mubtadin merinci amalan-amalan yang bisa dilakukan saat bulan puasa seperti dituliskan Ustadz M. Tatam Wijaya di laman NU Online.
Berikut 8 amalan sunnah di bulan Ramadhan.
1. Mengakhirkan sahur
Amalan sunnah di bulan Ramadan salah satunya bisa dilakukan dengan mengakhirkan waktu sahur. Rasulullah bersabda: "Bersantap sahurlah kalian, karena sahur itu adalah keberkahan (HR. Bukhari)".
Sahur terpenuhi bila seorang menyantap makanan atau minum meski hanya seteguk air. Kegiatan ini bisa dilakukan seusai tengah malam hingga sebelum waktu yang diragukan yakni antara malam atau terbit fajar.
2. Menyegerakan buka
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Bogor Selasa 13 April 2021
Selepas perpuasa sepanjang hari, umat Islam dianjurkan menyegerakan berbuka puasa. Berbuka puasa dilakukan ketika masuk waktu maghrib.
Sementara saat berbuka puasa, umat muslim disunnahkan untuk mengonsumsi makanan manis seperti kurma basah (ruthab). Namun, kurma tersebut bisa digantikan air putih ataupun makanan dan minuman manis lainnya.
3. Membaca doa sebelum berbuka
Amalan sunnah lainnya yakni membaca doa ma'tsur sebelum berbuka puasa yang berbunyi: "Allahumma laka shumtu wabika amantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin".
Doa ma'tsur tersebut memiliki arti: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, berkat rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha penyayang di antara para penyayang".
4. Mandi besar sebelum terbit fajar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade