SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan pihaknya akan terus mengingatkan kepala daerah untuk memerangi pandemi Covid-19.
Dia menyinggung soal pihak yang terbawa perasaan atau baper gara-gara disentil lalai dalam penanggulangan Covid-19.
Hal itu disampaikan Sutarmidji melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Senin (4/5/2021).
"Selaku wakil pemerintah pusat di daerah saya akan tetap ingatkan kepala daerah yngg lalai, ini semua dilakukan demi menjaga masyarakat," tulisnya lewata akun Bang Midji.
Ia mengaku tak akan berhenti mengingatkan soal bahaya Covid-19, meski bahasa yang disampaikan dianggap tak berterima dan membuat tersinggung.
"Saya politisi bukan pembaca puisi, sehingga saya gunakan bahasa sehari hari, yang baper kadang bilang bahasa yangg digunakan kasar dll. Bagi saya intinya pesan sampai," sambungnya.
Sebab untuk memerangi Covid-19, kata Sutarmidji, diperlukan sinergi antara Satgas kabupaten/kota dan pusat. Termasuk mengenai anggaran pembelajan mesti diatur seproporsional mungkin.
"Belanja untuk penanganan Covid harus genah. Saya tak mau ketika tidak menjabat lagi, lalu sering dipanggil aparat penegak hukum," tegasnya.
Lebih lanjut, ia meminta agar kepala daerah di Kalbarlebih serius menangani pandemi. Apabila diingatkan, tak perlu baper, tapi bersyukur karena ini sudah menjadi tanggung jawab bersama.
Baca Juga: FDA akan Beri Izin Pfizer untuk Penggunaan Vaksin Covid-19 pada Anak
Namun bila ujungnya ada yang merasa tersinggung dengan peringatan yang diberikannya, Sutarmidji memaklumi.
"Saya juga mengajak kepala daerah untuk serius tangani Covid, ini tanggungjawab kita sebagai pemegang amanah, kalau diingatkan harusnya bersyukur bukan baper, tapi kalau ade yang baper saya fahamlah," pungkas Sutarmidji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama