SuaraKalbar.id - Sejumlah orang yang terindiksi mau mudik tertahan di Pos Terminal Batu Layang, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Setidaknya ada empat orang yang tertahan di posko penyekatan mudik Lebaran. Mereka lalu menjalani tes swab antigen.
"Jadi hari ini kita melakukan kegiatan dalam rangka mencegah pemudik. Dari jam sebelas siang tadi, baru ada empat terdeteksi mau mudik," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu ditemui di lokasi pemeriksaan, Kamis (6/5/2021).
Dari 50-an tim gabungan yang disiagakan, juga terdapat tim dari Dinkes Pontianak untuk melakukan pemeriksaan swab antigen. Sebanyak tiga analis kesehatan disiagakan di posko penyekatan Batu Layang. Kemudian didukung tenaga driver dan perawat tiga orang.
"Hari ini belum banyak. Baru ada yang terindikasi mudik empat orang dan dilakukan swab," katanya.
Dengan swab antigen, hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengetahui hasilnya. Dari hasil swab empat pemudik ini, hasilnya menunjukkan negatif.
"Karena hasilnya negatif maka dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan," terangnya.
Sidiq menjelaskan, jika ada masyarakat Kota Pontianak ingin keluar Kota Pontianak maka akan diminta untuk putar balik karena jaraknya masih dekat.
Namun jika berasal dari luar Kota Pontianak terutama daerah yang tinggi penyebaran Covid-19 ingin masuk ke Kota Pontianak maka akan dilakukan swab.
Baca Juga: Belasan Mobil Pemudik Dicegat dan Diputar Balik Polisi, Modusnya Beragam
"Bila diketahui ada yang positif maka akan diisolasi. Namun bila hasilnya negatif maka jika orang Sintang atau Putussibau sudah sampai Kota Pontianak maka tidak akan mungkin kita minta untuk kembali. Akan tetapi yang terpenting mereka masuk Kota Pontianak dalam kondisi sehat," ujarnya.
Untuk warga yang didapatkan positif Covid-19, maka akan diisolasi di rusunawa untuk ditindaklanjuti dengan PCR.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran