SuaraKalbar.id - Muncul klaster perkantoran di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Sebanyak 43 ASN positif Covid-19 dari klaster tersebut.
Hal itu dibeberkan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Edi mengungkap kondisi para ASN positif Covid-19 di Pontianak. Dikatakannya, sebagian besar ASN menjalani isolasi mandiri. Ada juga yang dirawat di rumah sakit.
"Ada 43 orang yang tercatat dari kluster perkantoran, dari sebanyak itu dua orang di ntaranya dirawat di rumah sakit," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (10/5/2021).
Adapun 41 orang yang menjalani isolasi mandiri, kata Edi, kondisinya baik-baik saja atau sehat. Temuan klaster perkantoran inipun dipastikan tidak menganggu aktivitas pelayanan publik.
"Untuk pelayanan publik tidak sampai terganggu, karena mereka (ASN) bisa bekerja dari rumah," ujarnya.
Dia menambahkan, temuan kasus itu, berawal dari hasil swab test antigen pada satu pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (30/4).
Atas temuan itu, ssemua pegawai dalam satu ruangan sebanyak sembilan orang juga dilakukan swab test antigen dan hasilnya keluar Senin (3/5) dinyatakan positif Covid-19.
Sementara setelah dilakukan swab test antigen lainnya, didapati 43 orang yang positif atau terjadi penularan yang beruntun.
Baca Juga: Klaim Tak Bakal Pecat 75 Pegawai Tak Lolos TWK, Ini Dalih Pimpinan KPK
"Atas temuan itu, kami sudah melakukan sterilisasi dengan disenfektan dan yang terkonfirmasi positif Covid-19 diwajibkan menjalani isolasi mandiri di rumah," papar Edi.
Dalam kesempatan itu, Edi kembali mengimbau kepada para ASN dan masyarakat untuk terus mengetatkan penggunaan masker dalam mencegah agar tidak terpapar Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'