SuaraKalbar.id - Peluang datang bagi para pencari kerja di Kalimantan Barat (Barat). Sebab, ada informasi lowongan kerja alias loker untuk formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Informasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji melalui akun Facebook pribadinya.
Sutarmidji menerangkan setidaknya ada 1.196 formasi yang dibuka Pemprov Kalbar untuk sejumlah profesi khususnya tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.
Adapun pendaftaran rekrutmen tersebut dimulai pada 31 Mei 2021.
"Ada 1.119 formasi terdiri dari P3K guru umum 933 dan guru agama Islam 31, Formasi tenaga teknis 86 terdiri dari CPNS 34 dan P3K 56, untuk kesehatan 114 formasi terdiri dari Cpns 48 dan P3K 66. Untuk P3K guru hanya tertentu, seperti K2 dan sudah masuk Dapodik," tulis Sutarmidji.
Bagi yang minat dan mau mencoba peruntungan loker Pemprov Kalbar, Sutarmidji meminta untuk memenuhi syarat yang diperlukan.
"Silakan lihat syarat (pendaftarannya)," sambungnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau agar warga tak bertindak curang menggunakan jasa calo. Sebab, semuanya sudah dipantau.
"Saya ingatkan, jangan percaya dengan siapapun yang menjanjikan bisa meluluskan, krn begitu selesai tes hslnya sudah ada, bahkan jika ada anak, saudara yg ikut tes, silakan pantau dari ruang yang g disediakan. Mereka isi soal kita bisa lihat pergerakan nilainya.Semua terpusat di Jakarta," terang Sutarmidji.
Baca Juga: Selama Ramdhan, Masjid Agung Singkawang Kumpulkan Rp122 Juta dari Zakat
Sutarmidji pun berpesan barang siapa yang mengetahui ada yang menawarkan jasa calo seleksi CPNS dan PPPK segera melapor kepada pihak yang berwenang.
"Hati hati, hati hati calo berkeliaran, kalau ada yang nawarkan bisa meluluskan laporkan aja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade