SuaraKalbar.id - Pembunuhan di Terminal Gambut mengungkap fakta baru. Ada skandal hubungan sejenis di balik kasus ini.
Pembunuhan ini awalnya terkuak setelah ditemukan mayat pria paruh baya dalam kondisi bersimbah darah dengan 9 luka tusuk.
Mayat tersebut ditemukan di semak-semak, kawasan Terminal Gambut, Banjar, Kalimantan Selatan, pada Selasa (18/5/2021).
Belakangan korban diketahui berinisial DH (56). DH diduga dihabisi oleh pria berinisial YS alias AS (23).
YS diamankan tim gabungan dari Polda Kalsel di tempat persembunyiannya di Deli Serdang, Sumatera Utara. YS disembunyikan kakaknya di rumah kerabat di jalan Marelan Pasar 9, Desa Manunggal, Deli Serdang.
Pelaku berhasil diamankan oleh team gabungan, saat sedang tertidur ditempat persembunyiannya.
Mengutip Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), Kanit 2 Opsnal Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel, AKP Gita Suhandi Achmadi melalui Instagram macan_kalsel membeberkan penangkapan pelaku.
Dari hasil interogasi polisi, terkuak beberapa fakta mengejutkan. Pelaku tega menghabisi nyawa DH karena pelaku merasa sakit hati setelah dibohongi oleh korban.
Ternyata, antara pelaku dan korban menjalin hubungan asmara sesama jenis.
Baca Juga: Pencuri Kelapa di Kupang Bacok Pemiliknya Karena Takut Kena Sanksi Adat
YS mengaku, DH menjanjikan akan memberikan uang sebesar Rp 200 ribu, kepada pelaku setiap habis berhubungan badan.
Tetapi korban tidak pernah memberikan uang yang dijanjikan hingga YS murka menghabisi nyawa korban.
Pelaku YS diterbangkan menuju Kalsel dan akan diserahkan ke Polsek Gambut guna proses hukum lebih lanjut.
Akibat perbuatannya, YS bakal dijerat dengan tindak pidana pembunuhan pasal 338 KUHPidana dan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah