SuaraKalbar.id - Nikmat, segar dan juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh, tak heran jika banyak orang begitu menyukai jus.
Sebagian besar orang bahkan menjadikan jus sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang nikmat.
Kekinian, tidak sedikit bahkan para pelaku usaha yang membuka gerai jus buah atau menawarkan dagangan minuman mereka melalui media sosial.
Untuk mempermudah pemesanan, tak jarang sejumlah penjual jus buah membagikan nomor WhatsApp mereka agar pelanggan lebih praktis ketika melakukan order.
Namun belakangan, warganet dibuat melongo dengan tangkapan layar chat antara penjual buah dan juga pelanggan. Di awal, penjual menyebutkan total jus yang harus dibayarkan ialah 65K atau Rp 65.000.
Namun kocaknya, sang penjual yang diduga tak tahu maksud K, menuliskan biaya ongkos kirim senilai 5.500K.
Padahal jika diartikan kepanjangannya, K atau Kilo ini memiliki arti sama dngan 1.0000.
Tentu saja, ongkos kirim 5.500K tadi jika diartikan sama dngan Rp 5.500.000.
Sontak, tangkapan layar percakapan WA antara pembeli dan penjual jus tersebut langsung menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Twitter @txtdarionlnshop.
Baca Juga: Viral Percakapan WA Warganet Beli Jus, Publik Malah Menjerit Pas Tahu Ongkirnya
Tidak sedikit kemudian warganet yang memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.
"5.500k, mahal juga ya ongkirnya, bisa buat beli cendol sekebon", sebut salah seorang warganet.
"Pengulangan yang rada bikin emosi sih,"imbuh warganet lain.
"Chatnya orang kaya, ini kayaknya juga sih seller sama buyernya sama-sama kocak dah,"timpal warganet lainnya.
Sampai dengan artikel ini ditulis, tangkapan layar percakapan WA penjual pasang ongkir jus 5.500K tersebut telah viral dan mendapatkan ratusan likes dari warganet. Wah, bagaimana menurut Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama