SuaraKalbar.id - Harga ecerah tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg ditetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Pemkab KKU menyesuaikan patokan baru harga gas elpiji 3 kg untuk masyarakat.
Hal ini tertuang dalam surat keputusan Kabupaten Kayong Utara nomor- 210/EKSDA-A/IV/2021.
Dalam surat keputusan yang ditandatangani Bupati Citra Duani itu harga penyesuaian tersebut sudah termasuk PPN 10 persen dan diperuntukkan untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro.
Salah satu pemilik pangkalan gas di Sukadana, Atep Mulyana menerangkan pihaknya saat ini kasih menunggu instruksi terkait peraturan baru tersebut.
"Intinya kita mengikuti aturan yang lebih atas, jadi kalau ada penyesuaian harga kita tetap mengikuti penyesuaian harga tersebut," ujarnya, Rabu (4/6/2021) seperti dikutip dari Antara.
Berikut rincian patokan harga gas elpiji 3 kg di KKU.
- Kecamatan Sukadana harga HET (per tabung) berkisar menjadi Rp 17.000 - 17.500.
- Harga gas elpiji 3 kg di Kecamatan Simpang Hilir dimulai dari Rp 18.500 - 23.000.
- Gas elpiji 3 kg di Kecamatan Teluk Batang menjadi Rp 19.500
- Harga gas elpiji di Kecamatan Seponti dari Rp 21.000- 23.000.
- Daerah kepulauan seperti Kecamatan Pulau Maya berubah harga berkisar antara Rp 23.000 - 23.500
- Gas elpiji 3 kg di Kecamatan Kepulauan Karimata berkisar antara Rp 24.000 - 25.000
Terkait patokan tersebut salah seorang warga, Rudi tidak mempersoalkan selama dalam kategori wajar dan mudah didapat oleh warga di pangkalan.
Baca Juga: Dodol Khas Kayong Utara Jadi Buruan Jelang Lebaran, Penjual Semringah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha