SuaraKalbar.id - Kelenteng Surga Neraka salah satu ikon Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Sejarah Kelenteng Surga Neraka dan fakta uniknya.
Kelenteng Surga Neraka Singkawang kerap dikunjungi warga yang mau beribadah dan para pelancong.
Kota Singkawang dijuluki sebagai Kota Seribu Kelenteng. Sebab, di kota ini memang akan sering ditemui kelenteng untuk ibadah orang-orang Tionghoa.
Namun, salah satu kelenteng yang terkenal adalah Kelenteng Surga Neraka. Kelenteng ini berada di kaki Gunung Pasi di Sempalit, Singkawang Selatan.
Konon, Kelenteng Surga Neraka merupakan Kelenteng tertinggi di Kalimantan Barat. Sebenarnya kelenteng ini memiliki nama Vihara Dharma Suci Mulia dan merupakan sebuah vihara, tempat ibadah orang Buddha. Namun, masyarakat menyebutnya sebagai Kelenteng Surga Neraka.
Jika ingin berkunjung ke sana, Anda bisa mengendarai kendaraan roda empat atau roda dua. Namun, kondisi jalan memang relatif sempat dan menanjak.
Ketika sampai ke sana, Anda akan menyaksikan dua bagunan vihara yang cukup megah. Bangunan pertama berada di bawah dan bangunan kedua ada di atasnya. Keduanya terlihat megah dan kokoh. Selain itu, juga akan terlihat berbagai perpaduan warna khas Tionghoa, seperti merah, emas, biru, dan wana cerah lainnya.
Sejarah Kelenteng Surga Neraka. Tempat ibadah ini didirikan pada tahun 1960. Disebut sebagai Kelenteng Surga Neraka karena di dalamnya terdapat patung dewa-dewa yang berada di surga dan di neraka.
Selain itu, sumber lain menyebutkan bahwa penamaan Surga Neraka karena di dalam kelenteng terdapat gambaran mengenai kehidupan setelah kematian versi ajaran Taoisme. Ada surga untuk manusia berbakti dan gambaran siksa neraka untuk para pendosa. Penghitungan amal dan dosa juga diilustrasikan melalui persidangan.
Baca Juga: Proyek Bandara Baru, Singkawang Dapat Hibah Lahan 16 Hektare
Secara keseluruhan, bangunan di vihara ini ada delapan tempat sembahyang. Perbedaan vihara ini dengan vihara lainnya terletak pada dewa yang ada di dalamnya. Di sana ada Dewa Lima Penjuru, Dewi Kuan Im, Raja Langit, dan beberapa dewa lain.
Setiap pendoa harus sembahyang di setiap altar secara berurutan. Untuk memudahkan, di depan setiap altar ada nomor urutan dewa yang didoakan.
Saat memasuki kelenteng, Anda biasanya akan disambut dengan anak tangga yang dialiri air. Hal ini berfungsi untuk membersihkan kaki agar setiap pengunjung masuk dalam keadaan bersih.
Itulah sejarah Kelenteng Surga Neraka Singkawang dan fakta uniknya.
Kontributor : Sekar Jati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?