SuaraKalbar.id - Kecelakaan maut di Bundaran Untan Pontianak pada Selasa (15/6/2021) menewaskan seorang wanita.
Korban diketahui bernama Siti Hidayati, karyawan Rumah Sakit Untan Pontianak yang tinggal di Kompleks Didis Permai Pontianak Barat.
Kendaraan yang ditunggangi Siti diseruduk mobil Xenia. Korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia.
Jasa Raharja memberikan santunan kepada keluarga Siti Hidayati tak lama setelah kejadian.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat, Regy S Wijaya menyampaikan belasungkawa dan prihatin atas musibah kecelakaan yang terjadi hari ini telah memberikan santunan pada ahli waris korban.
"Kami menyampaikan rasa prihatin dan juga belasungkawa atas musibah kecelakaan ini. Kemarin petugas kami langsung menuju ke tempat kejadian kecelakaan dan juga rumah sakit tempat korban dirujuk untuk melakukan penjaminan biaya rawatan," ujarnya kepada Antara, Rabu (17/6/2021).
Dia mengatakan sesuai dengan peraturan menteri keuangan Nomor 16/PMK.010/2017, besarnya santunan untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas jalan adalah sebesar Rp 50 juta, penggantian biaya perawatan sebesar maksimal Rp 20 juta, biaya ambulans paling banyak Rp500 ribu dan biaya P3K paling banyak Rp 1 juta.
"Untuk korban yang mengalami luka-luka, sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara dan biaya perawatannya telah kami jaminkan," ujarnya.
Regy menjelaskan untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia, pihaknya melalui Kepala Unit Operasional dan Humas, Amnan Ghozali dan petugas Mobile Service Cabang, Agung Wiraputra telah melakukan kunjungan ke rumah duka Selasa sore.
Baca Juga: Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Bundaran Untan Pontianak
Pihaknya menyampaikan secara langsung rasa belasungkawa sekaligus melakukan survei keabsahan ahli waris.
"Survei telah dilakukan oleh petugas kami kemarin sore untuk memastikan siapa ahli waris yang sah dari korban untuk keperluan penyerahan santunan sekaligus menyampaikan secara langsung rasa belasungkawa dan hari ini santunan telah kami serahkan kepada ahli waris," katanya.
Ia pun mengimbau agar warga selalu menjaga keselamatan saat berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara