SuaraKalbar.id - Si kembar Indah dan Ifa jalan kaki 4 Km berangkat sekolah SD di Kalimantan Utara. Tak heran mereka sering terlambat ke sekolah.
Indah dan Ifa murid kelas tiga dari SDN 12 Nunukan yang tinggal di pemukiman Jalan Sei Banjar, Desa Binusan Dalam, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara.
Anak kembar tersebut selalu kompak dalam segala hal, mulai dari penampilan dan hal unik lainnya, termasuk bersama-sama ke sekolah.
Sayangnya, ada satu hal yang membuat miris dan kasihan, karena keduanya sering terlambat ke sekolah karena harus berjalan kaki.
Pasalnya, rumah si kembar ini hingga menuju sekolah mereka cukup jauh, yaitu sekitar empat kilometer.
Setiap hari, mereka berdua kompak berjalan bersama
Menurut Indah sang kakak, mereka memang kadang diantar kadang berjalan kaki. Itu semua tergantung faktor cuaca dan kendaraan yang akan mereka tumpangi.
Sementara itu, sulitnya medan yang dilewati menjadi faktor utama Indah dan Ifa sering terlambat datang ke sekolah.
Orang tua Indah dan Ifa mengaku memang kesulitan saat harus mengantar mereka ke sekolah dengan menggunakan kendaraan roda dua lantaran faktor keamanan.
Baca Juga: Motor Mogok Bukan Alasan, Nenek Ini Rela Berjalan Kaki 3 Km Demi Dapatkan Vaksin
Sebab kondisi jalan yang buruk ke sekolah anak kembarnya.
“Saya sebagai orang tua mereka, ya inginya anak-anak bisa sekolah dengan baik. Tapi kondisi jalan yang kadang buruk bahkan tidak bisa dilewati menjadi sebuah paksaan untuk mereka berjalan kaki ke sekolah," ungkap Muhammad Ramdani (39), sang ayah dari si kembar identik tersebut.
Pria yang sehari-harinya bekerja di kebun ini mengaku hanya dapat menerima keadaan itu dengan lapang dada.
“Mau gimana lagi, kita terbatasnya di situ. Kalau saja jalan baik mungkin mereka tidak akan terlambat,” bebernya.
Pembukaan badan jalan yang sedang digarap personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kini menjadi solusi yang baik bagi mereka.
Ramdani mengucapkan banyak terima kasih atas dibukanya akses jalan itu.
Berita Terkait
-
Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik
-
Apakah Jalan Kaki Bisa Mengecilkan Perut Buncit? Simak Penjelasan dan Tips agar Cepat Rata
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki Paling Worth Buying di 2026, Anti Pegal dan Tetap Stylish
-
5 Alasan Mengapa Sepatu Jalan Kaki Tidak Cocok Dipakai Lari, Dampaknya Bisa Fatal
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
KUR BRI Antar Perajin Gula Merah Sumenep Tingkatkan Produksi hingga 2 Kali Lipat
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya