SuaraKalbar.id - Sebanyak 890 warga Kubu Raya disuntik vaksin COVID-19 di hari pertama pelayanan vaksinasi massal. Vaksinasi massal itu digelar di halaman Kantor Bupati Kubu Raya di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat kemarin.
Pemerintah kabupaten menargetkan pelayanan vaksinasi COVID-19 massal di halaman Kantor Bupati bisa menjangkau 3.000 orang.
"Jadi untuk pelaksanaan vaksinasi massal hari pertama yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kubu Raya Selasa kemarin diikuti sebanyak 890 orang. Vaksinasi COVID-19 massal ini akan terus kita laksanakan sampai Sabtu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan di Sungai Raya, Rabu siang.
"Ini masih terus berlanjut dan kami yakin target yang ditetapkan akan tercapai karena yang sudah melakukan pendaftaran melalui online saja sudah lebih dari 2.800 orang dan ini masih terus bertambah. Sementara untuk data hari ini, belum kita himpun, karena masih sedang berjalan," katanya.
Menurut dia, pelayanan vaksinasi COVID-19 selanjutnya akan dilakukan di tempat lain bekerja sama dengan TNI, Polri, dan instansi terkait lain.
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyampaikan imbauan kepada warga berusia 18 tahun ke atas untuk mendaftar menjalani vaksinasi melalui rekaman video.
"Caranya juga sangat mudah, cukup mengisi formulir pendaftaran secara online di link https://bit.ly/vaksinasimassalkuburaya atau mendaftar langsung ke Dinkes Kubu Raya dengan membawa identitas diri," kata Muda. (Anatara)
Berita Terkait
-
Siswa SMP yang Diduga Lempar Bom Molotov di Kubu Raya Tetap Difasilitasi Ikuti Ujian Akhir
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat