SuaraKalbar.id - Pembangunan Rumah Sakit TNI AU atau Angkatan Udara di Kabupaten Kubu Raya kerjasama dengan Pemerintah Austria. Pembangunan Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Mohammad Sutomo Lanud Supadio terletak di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Johannes Peterlik selaku Duta Besar Austria untuk Indonesia mengungkapkan, Pemerintah Austria ikut kerjasama pembangunan Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Mohammad Sutomo Lanud Supadio yang terletak di Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
"Kami memang sengaja bekerja sama membangun rumah sakit ini, karena kami Pemerintah Austria mengetahui bahwa TNI AU sangat mendukung sekali pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, salah satunya pembangunan RSAU Mohammad Sutomo Lanud Supadio," kata Johannes Peterlik saat melakukan kunjungan kerja di Sungai Raya, Kamis.
Johannes Peterlik mengungkapkan, bantuan dan kerja sama ini tidak hanya pada RSAU Lanud Supadio, namun juga telah dilakukan di beberapa rumah sakit lain yang ada di Indonesia.
Johannes Peterlik menuturkan, beberapa minggu ke depan pihaknya bersama Kementerian Keuangan RI akan menandatangani nota kesepahaman menyangkut kerja sama bidang kesehatan dan lainnya.
Dia menambahkan, di RSAU di Lanud Supadio, Pemerintah Austria selain bekerja sama membantu membangun gedung rumah sakit juga memberi bantuan alat-alat kesehatan canggih yang sangat dibutuhkan oleh setiap rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Udara (Kadiskesau) Marsma TNI dr Isdwiranto Iskanto mengatakan, apa yang dilakukan itu memang sudah merupakan program TNI AU dalam mensejahterakan seluruh anggota TNI-AU dan keluarganya terutama dalam menyediakan sarana pelayanan kesehatan.
"Dan RSAU di Lanud Supadio tidak hanya untuk prajurit TNI AU saja. Namun keberadaannya pun juga untuk masyarakat Kalbar secara umum, terutama kepada masyarakat yang ada di Kubu Raya," katanya.
Dengan pembangunan rumah sakit yang representatif ini ia berharap RSAU di Lanud Supadio mampu memberikan pelayanan kesehatan dengan baik juga.
Baca Juga: COVID-19 Menggila, Masuk Kalimantan Barat Harus Swab Test PCR 3 Kali 24 Jam
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang juga hadir dalam kunjungan itu mengatakan, dengan semakin representatif RSAU di Lanud Supadio, tentu akan menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Kubu Raya.
"Saya yakin dengan pembangunan rumah sakit ini ditambah dengan perlengkapan peralatan kesehatan yang modern, RSAU di Lanud Supadio mampu melakukan pelayanan kesehatan, dan tidak hanya kepada prajurit TNI AU saja akan tetapi juga kepada masyarakat kami di Kubu Raya, bahkan bisa untuk masyarakat Kalbar," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal
-
Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik
-
Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak
-
Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri
-
Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!