SuaraKalbar.id - Cuaca panas melanda Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memicu kemunculan titik api atau hotspot.
Sejumlah titik api ditemukan di Bengkayang. Daerah tersebut kekinian siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Damianus mengatakan sebelumnya pihaknya mencatat lebih dari 50 hotspot di seluruh wilayah di Bengkayang.
Sementara terakhir, diperkirakan ditemukan ada sekitar 20-an titik hotspot.
"Titik hotspot tersebut cukup banyak . Hal ini ada diduga terjadi lantaran cuaca panas yang beberapa hari ke belakang terjadi di daerah ini. Kemudian bersamaan musim pembakaran ladang warga," ujarnya, Kamis (30/7/2021) seperti dikutip dari Antara.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD pun mengirimkan suarat siaga karhutla ke sejumlah daerah di Bengkayang. Surat tersebut disebat ke setoiap camat.
Menurutnya, ini dilakukan untuk langkah awal sekaligus memberi imbauan kepada tiap Camat agar mengedukasi warganya. Terutama apabila ada yang hendak membuka lahan, kebun, dan sebagainya harus mengikuti prosedur yang berlaku.
"Seperti misalnya membuat laporan kepada pihak terkait, baik itu RT, Kadus, maupun Camat untuk dilakukan langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia.
Edukasi seperti itu diklaim penting diberikan untuk kemudian dimengerti oleh masyarakat yang hendak membuka lahan ke depannya.
Baca Juga: Sering Gerah? Ini 5 Tips Jaga Ruangan Tetap Sejuk Meski Tanpa AC
Lebih lanjut Damianus menambahkan pada dasarnya pemerintah tidak melarang aktivitas masyarakat yang hendak berladang atau berkebun.
"Hanya saja, dalam ini pemerintah ingin mengatur sistematis dan tatacara pembukaan lahan dengan cara yang bijak, serta tidak meninggalkan kearifan lokal masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah