SuaraKalbar.id - Rekomendasi set top box TV digital yang bisa dipilih. Harga set top box tv digital di marketplace.
Kisaran harga set top box atau STB TV digital di bawah Rp 600 ribu jika dipantau di marketplace bulan Agustus 2021.
Set top box merupakan alat yang bisa digunakan untuk membuat TV analog Anda mampu menangkap sinyal digital.
Pemerintah juga sudah menyiapkan standarisasi pada perangkat STB yang bisa digunakan secara luas. Perangkat ini, mendukung DVB-T2, standar TV digital di Indonesia.
Berbagai merk kemudian telah mendaftarkan produknya untuk turut berpartisipasi dalam peralihan siaran analog ke siaran digital ini.
Rekomendasi set top box TV berkualitas dengan harga terjangkau sebagai berikut.
- STB Ichiko 8000HD dengan harga Rp.210.000 - Rp.270.000.
- STP Tanaka T2 dengan harga Rp.220.000 - Rp.265.000.
- STB Venus Brio dengan harga Rp.215.000 - Rp.380.000.
- STB Nexmedia NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD dengan harga Rp.250.000-an.
- STB Polytron PDV 600T2 dengan harga Rp.390.000 - Rp.550.000.
- STB Akari ADS-210 dengan harga Rp.400.000 - Rp.580.000.
Pemerintah berencana mematikan siaran TV analog mulai 17 Agustus 2021 di sejumlah daerah. Karenanya, perangkat TV analog akan beralih ke TV digital.
Adapun target migrasi TV analog ke TV digital dilakukan secara bertahap di Tanah Air dan diperkirakan rampung November 2022.
TV digital adalah perangkat televisi yang mampu menangkap siaran sinyal digital dalam bentuk bit data informasi, sama yang disajikan dalam streaming seperti YouTube dan sejeninsnya.
Baca Juga: Harga Set Top Box TV Digital, Ini 6 Rekomendasi STB TV Digital Terbaik
Nantinya, gambar yang ditangkap benar-benar akan menjadi lebih jernih dan tidak lagi ada gangguan ‘semut’ ketika sinyal sulit ditangkap.
Sebagai gantinya, TV model ini hanya memiliki dua mode tampilan, yakni bisa ditampilkan, dan tidak bisa ditampilkan.
Ketika sinyal yang ditangkap tidak terlalu baik, maka gambar tidak akan ditampilkan. Ketika sinyal bisa ditangkap dengan baik, maka gambar yang jernih akan tersaji.
Rasio yang disajikan dalam TV digital sendiri juga akan lebih baik, yakni 16 : 9. Rasio ini merupakan rasio layar standar yang digunakan pada produksi tayangan modern
Dengan rasio tersebut apa yang diproduksi oleh pegiat sinema bisa ditayangkan dan dinikmati pada resolusi yang sesuai dan memberikan pengalaman menonton lebih baik pada pemirsanya.
(I Made Rendika Ardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite