SuaraKalbar.id - Kabar baik bagi warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Sebabnya, tingkat keterisian tempat tidur pasien atau Bed Occupancy Rate (BOR) menurun.
Menurut data Dinas Kesehatan Pontianak, BOR rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 yang ada di Kota Pontianak mendekati 53 persen pada Minggu (8/8/2021).
Jumlah tempat perawatan pasien Covid-19 di 13 rumah sakit yang ada di Kota Pontianak sebelumnya ditambah 321 menjadi 655 tempat tidur pada Juli 2021.
"Dari sebanyak 13 rumah sakit yang ada di Kota Pontianak, saat ini tercatat BOR yang menangani isolasi pasien Covid-19 sekitar 52,98 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu.
Sementara kata Sidiq, tempat tidur ICU di rumah sakit Pontianak BOR-nya sebesar 91,89 persen.
"Yakni dari yang tersedia sebanyak 37 tempat tidur, yang terisi sebanyak 34 tempat tidur," sambungnya.
Sidiq menjelaskan jumlah total pasien Covid-19 yang dirawat di 13 rumah sakit yang ada di Pontianak sebanyak 381 orang,
Dari jumlah tersebut 267 orang dari Pontianak dan 114 orang dari luar kota dan 14 orang di antaranya meninggal dunia.
Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan wilayahnya mesti menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dari 3 hingga 9 Agustus 2021.
Baca Juga: Sebut BOR RSD Wisma Atlet di Angka 25 Persen, Jokowi: Kita Harus Tetap Waspada
Pemberlakuan PPMM level 4 karena tingkat penularan virus corona, angka kematian akibat Covid-19, dan BOR rumah sakit rujukannya masih tergolong tinggi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak