SuaraKalbar.id - Beredar video yang menampilkan seorang pemuda di kantor polisi dengan wajah memelas. Pemuda di Kalimantan Barat itu juga menangis.
Usut punya usut, dia diamankan karena asal berkomentar di media sosial menanggapi postingan akun pihak berwajib saat menindak balap liar.
Awalnya, akun Instagram Spartan Polres Kubu Raya membagikan postingan terkait komunitas sepeda motor yang kerap membuat resah karena nekat balapan liar dan iring-ringan tak tertib pada 2 Juni 2021 lalu.
Akun tersebut menyebut dua klub motor agar ditindak oleh Kamtibnas jika menunjukkan aksi membahayakan di jalanan karena bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Namun seorang wagranet pengguna akun Instagram exchil** nampak meremehkan imbauan tersebut dan berkomentar sinis.
"Apa takot mati tanam (kenapa takut, mati tinggal ditanam --red)," ujarnya.
Komentar singkat itu rupanya memancing atensi pihak berwajib untuk ambil tindakan. Diduga, penulis komentar tadi diamankan polisi belum lama ini.
Hal itu ditunjukkan lewat unggahan akun @prc_samaptapoldakb. Terlihat pemuda berkaus merah dan bermasker diborgol tangannya.
Ia nampak lemas berhadapan dengan petugas. Bahkan sampai menangis saat di kantor polisi, berharap agar segera dipulangkan.
Baca Juga: Disuruh Belanja Rp 50 Ribu, Pemuda Ini Tuai Pujian saat Beri Ibu Uang Kembalian
"Mau balik Pak, saya janji tak akan mengulangi lagi," ujarnya.
Saking sedihnya, ia sampai duduk mengemper di lantai dengan mata berkaca-kaca. Pemuda itu menyesal telah asal komentar.
"Mau balik? Menyesal?," tanya seorang petugas. "Iya pak. Bebaskan saya Pak," jawabnya.
Melihat aksi pemuda tersebut, warganet pun dibuat rak habis pikir. Ternyata, pemuda itu ciut nyali saat diamankan, tak seberani saat berkomentar di medsos.
"Kan nangis, gak mutu," tulis @fitri***.
"Kenapa nangis, takutkan akhirnya," kata @rangga_pra***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade