SuaraKalbar.id - Tempat wisata Sintang, rekomendasi destinasi di Kalimantan Barat. Tempat wisata di Sintang ada beragam jenis, mulai dari wisata alam hingga wisata rohani.
Kabupaten Sintang merupakan kabupaten terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Ketapang. Sebagian besar daerah ini merupakan wilayah perbukitan, luasnya kabupaten ini memiliki potensi alam yang cukup besar pula.
Ada banyak tempat wisata alam yang ditawarkan di daerah Sintang, SuaraKalbar.id, telah merangkum beberapa daftar tempat wisata yang wajib kamu kunjungi ketika berada disana
Taman Nasional Bukit Baka atau TNBBR terletak di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo No.75 Sintang, Kalimantan Barat. TNBBR merupakan penggabungan dari dua kawasan cagar alam yaitu Cagar Alam Bukit Baka dan Cagar Alam Bukit Raya.
Berkunjung ke taman nasional satu ini selain menenangkan jiwa tetapi juga kamu dapat ilmu baru dengan melihat keberagaman makhluk hidup lain secara lebih dekat, dan belajar untuk lebih mencintai serta menjaga alam.
Ada banyak air terjun di kawasan taman nasional yang dapat kamu jelajahi satu per satu, kamu juga dapat melakukan beragam kegiatan seperti melakukan pendakian bukit Raya melalui dua jalur, arum jeram, berkemah, wisata air panas, wisata pendakian, wisata canopy trail , TNBBR juga menyuguhkan 7 Wonders of Berkarya, seperti 7 wonders of fauna yang menampilkan tujuh fauna khas daerah Kalimantan Barat.
2. Bukit Kelam
Taman wisata alam bukit Kelam menyuguhkan panorama khas perbukitan ditambah dengan air terjun , gua alam yang menjadi sarang para kelelawar, serta tebing terjal sekitar 1.002 meter. Di Sekitar bukit Kelam terlihat hamparan sawah yang ketika musim panen datang warnanya sungguh cantik, sangat cocok dijadikan latar fotomu.
Baca Juga: Pembunuh Satu Keluarga di Sintang Ditangkap, Ini Tampangnya
Di sini merupakan tempat hidup tumbuhan endemik seperti kantong semar yang kini terancam punah. Bukit Kelam merupakan salah satu formasi batu monolit terbesar dn tertinggi di dunia.
Sebagian masyarakat juga mempercayai terciptanya gunung ini kerat kaitannya dengan sebuah legenda. Bukit Kelam saat ini banyak digunakan untuk pusat perkemahan Pramuka, wisata terbang layang, dan panjat tebing dengan ketinggian 50-9000 meter di atas permukaan laut.
Terletak tersembunyi di tengah-tengah hutan, namun akses menuju tempat wisata ini sudah cukup memadai dan dapat diakses oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari tempat parkir kamu bisa berjalan beberapa meter dan melewati anak tangga untuk bisa mencapai Goa Maria Bukit Kelam.
Dalam perjalanan menuju goa ini kamu akan merasakan keteduhan yang diberikan oleh pepohonan besar di kiri kanan jalan setapak. Di goa Maria Bukit Kelam, para pengunjung dapat menyaksikan replika perjalanan salib Tuhan Yesus Kristus, yang menggambarkan masa-masa sebelum meninggal dunia.
4. Taman Alun-Alun Kapuas Sintang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter