SuaraKalbar.id - Sebuah tim khusus dibentuk untuk mengantisipasi adanya konflik di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar).
Tim tersebut dinamakan Tim Penanganan Konflik Sosial. Pembentukan tim ini diapresiasi oleh Bupati Kayong Utara Citra Duani.
"Kami menyambut baik dan mendukung atas terbentuknya tim ini karena ini sebagai salah satu wujud dari tekad dan komitmen pemerintah dalam berupaya untuk menjaga stabilitas daerah sehingga konflik yang timbul dapat dicegah dan diatasi," ujarnya.
Untuk mencegah terjadinya konflik, Citra mengharapkan tim tersebut memiliki kemampuan deteksi dini serta tanggap terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat.
"Saya berharap Tim Terpadu ini memiliki kemampuan deteksi dini, siap, tanggap dan sigap dalam merespon setiap dinamika yang terjadi di masyarakat sehingga setiap potensi yang mengarah kepada konflik dapat segera teratasi dengan baik," kata dus.
Terkait dengan upaya penanganan konflik sosial di Kayong Utara, Citra juga menginginkan agar didukung oleh seluruh elemen masyarakat baik itu tokoh agama, suku, tokoh adat dan pemuda serta memelihara hubungan baik di lingkungan masyarakat.
"Jadi kami mengajak semua pihak bersama bersama kita mencegah terjadinya konflik dan bersama kestabilan keamanan serta ketertiban daerah," punngkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026