SuaraKalbar.id - Sebuah tim khusus dibentuk untuk mengantisipasi adanya konflik di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar).
Tim tersebut dinamakan Tim Penanganan Konflik Sosial. Pembentukan tim ini diapresiasi oleh Bupati Kayong Utara Citra Duani.
"Kami menyambut baik dan mendukung atas terbentuknya tim ini karena ini sebagai salah satu wujud dari tekad dan komitmen pemerintah dalam berupaya untuk menjaga stabilitas daerah sehingga konflik yang timbul dapat dicegah dan diatasi," ujarnya.
Untuk mencegah terjadinya konflik, Citra mengharapkan tim tersebut memiliki kemampuan deteksi dini serta tanggap terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat.
"Saya berharap Tim Terpadu ini memiliki kemampuan deteksi dini, siap, tanggap dan sigap dalam merespon setiap dinamika yang terjadi di masyarakat sehingga setiap potensi yang mengarah kepada konflik dapat segera teratasi dengan baik," kata dus.
Terkait dengan upaya penanganan konflik sosial di Kayong Utara, Citra juga menginginkan agar didukung oleh seluruh elemen masyarakat baik itu tokoh agama, suku, tokoh adat dan pemuda serta memelihara hubungan baik di lingkungan masyarakat.
"Jadi kami mengajak semua pihak bersama bersama kita mencegah terjadinya konflik dan bersama kestabilan keamanan serta ketertiban daerah," punngkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud