SuaraKalbar.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta vaksinasi COVID-19 tetap sasaran.
Selain itu camat dan pihak puskesmas melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara tepat sasaran agar lebih mudah mengatasi pandemi COVID-19 di Kalimantan Barat.
"Saya meminta kepada para camat selaku ketua Satgas COVID-19 Kecamatan untuk terus melakukan tracing, testing dan treatmen di lapangan dan tetap berkoordinasi dengan Forkopimcam agar kita benar-benar efektif menekan kasus COVID-19 di Kabupaten Landak, serta melaksanakan vaksinasi yang harus tepat sasaran dan yang diprioritaskan terlebih dahulu," kata Karolin di Ngabang, Rabu (1/9/2021).
Dalam pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 dengan vaksin Moderna yang sudah berlangsung di Kabupaten Landak, dilaksanakan di kecamatan agar masyarakat segera mendapatkan kekebalan tubuh terhadap Coronavirus Disease (COVID-19) terutama bagi para Ibu Hamil, Ibu menyusui dan masyarakat rentan penyakit kronis yang sudah terkontrol penggunaan obat-obatan serta masyarakat umum.
Salah satu kecamatan yang melaksanakan Vaksinasi COVID-19 Moderna ialah Kecamatan Air Besar, dengan melakukan vaksinasi kepada 280 orang dan melakukan rapid test antigen sebanyak 250 orang yang berlangsung di Puskesmas Serimbu. Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut juga dilakukan rapid test antigen bagi mereka yang akan melakukan vaksinasi.
Karolin mengatakan Vaksinasi COVID-19 Moderna dosis pertama ini diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui dan serta masyarakat umum dan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kecamatan Air Besar.
"Pelaksanaan vaksinasi yang dirangkai dengan rapid test antigen merupakan kegiatan yang tepat dilakukan Kecamatan Air Besar, sehingga kita bisa langsung melakukan tracing, testing dan treatmen kepada masyarakat," kata Karolin di Ngabang.
Di tempat yang sama, Camat Air Besar M. Ivan Zulfisani mengatakan kegiatan Vaksinasi COVID-19 Moderna dengan dirangkai rapid test antigen tersebut bertujuan untuk melakukan percepatan program dari Pemerintah kabupaten Landak, dengan vaksinasi yang diberikan untuk Kecamatan Air Besar sebanyak 20 vial.
"Kegiatan ini merupakan arahan dari Bupati Landak dalam mensuksekan progran vaksinasi di Kabupaten Landak serta melakukan tracing, testing dan treatmen di wilayah Kecamatan Air Besar. Kami berharap dengan melakukan hal tersebut masyarakat dapat memiliki kekebalan tubuh terhadap Coronavirus Disease (COVID-19) serta dapat menurunkan angka kasus COVID-19 di Kecamatan Air Besar dan Kabupaten Landak," ugkap Ivan.
Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Bogor, Bima Arya: Sedang Disusun Jadwalnya
Dalam persyaratan Vaksninasi COVID-19 Moderna untuk ibu hamil dengan usia kehamilan lebih dari 3 minggu, ibu menyusui dengan usia bayi lebih dari 6 bulan, masyarakat rentan penyakit kronis yang sudah terkontrol penggunaan obat-obatan dan masyarakat umum dengan usia lebih dari 18 tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Nama Crazy Rich PIK Helena Lim Terseret Kasus Korupsi, Dulu Sempat Heboh Diduga Palsukan Dokumen Vaksinasi Covid-19
-
Vaksinasi COVID-19 Tetap Gratis Untuk Kelompok Rentan
-
Peranan Penting Komunikasi Risiko & Kerja Kolaboratif untuk Capaian 2 Tahun Vaksinasi Inklusif COVID-19 di Indonesia
-
Komitmen Tangani Covid-19, AMNT Raih Penghargaan PPKM Award 2023
-
Vaksinasi Booster untuk Anak 6-11 Tahun akan Dimulai Triwulan Kedua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah