SuaraKalbar.id - Atlet Biliar Kalimantan Barat dikirim ke Amerika untuk mengikuti kejuaraan di sana. Diharapkan sepulang dari Amerika, mereka bisa ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX atau PON Papua yang berlangsung Oktober 2021, dan mendapatkan medali emas.
Hal itu dinyatakan Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kalimantan Barat M Kurniawan Chandra.
"Sebelum mengikuti PON di Papua, atlet asal Kalbar Fery Satriadi mengikuti kejuaraan biliar dunia bertajuk World Predator Championship 10 Ball di Las Vegas Amerika Serikat, pada 4-10 September 2021 ini," kata Kurniawan Chandra, di Pontianak, Sabtu kemarin.
Chandra mengatakan, Fery Satriadi, atlet biliar asal Kota Singkawang Kalbar membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Menurut dia, sebelum ke Las Vegas, Fery lolos babak kualifikasi tingkat Asia di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu. Sehingga berhak mengikuti event bergengsi kali ini di Amerika.
Chandra menegaskan Fery juga akan membela Kalbar pada PON ke-XX di Papua Oktober mendatang, sehingga keikutsertaan Fery tersebut adalah bagian dari program try out Pelatda PON KONI Kalbar mengingat semakin dekatnya pelaksanaan PON.
"Persiapan PON kita melaksanakan try out di Yogyakarta menghadapi lawan tanding. Dikirimnya Fery ke Las Vegas menjadi motivasi tambahan untuk bersiap menghadapi PON," ujarnya.
Chandra berharap berlaganya Fery di kejuaraan dunia itu semakin memaksimalkan persiapan menghadapi PON sehingga berdampak terhadap pencapaian prestasi yang diinginkan masyarakat Kalbar di Papua nanti.
"Kita sangat optimistis Tim Biliar Kalbar bisa membawa mendali emas pada PON di Papua mendatang," ucap Chandra. (Antara)
Berita Terkait
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat
-
Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan Bergengsi Finance Asia 2026
-
Pengguna Qlola Tumbuh 42,6 Persen, BRI Hadirkan Tampilan Baru untuk Nasabah Bisnis