SuaraKalbar.id - Daftar browser ringan untuk Android selain Google Chrome. Google Chrome dikenal sebagai browser ringan di ponsel. Namun ternyata selain Google Chrome, ada juga browser ringan untuk Android.
Sata ini menggunakan aplikasi browser yang ringan sangat disarankan. Bahkan dengan kapasitas tidak lebih dari 10 MB, Kamu sudah bisa menggunakan aplikasi browser yang ringan tanpa khawatir HP nge-lag. Ada beberapa browser ringan untuk Android yang memiliki performa yang stabil, tampilan yang sangat menarik, serta penggunaan yang mudah sehingga tidak menyulitkan para penggunanya.
Kamu bisa mendapatkan pengalaman browsing menyenangkan sekaligus memperpanjang usia baterai perangkat dengan pilihan browser ini. Fitur yang tersedia juga cukup lengkap, tak kalah dengan fitur lain pada browser yang lebih besar ukurannya seperti adblock, kompres data, dan masih banyak lagi. Berikut browser ringan untuk Android yang HiTekno.com rangkum untuk kamu.
Salah satu browser paling populer di dunia adalah Firefox dan untuk menjangkau lebih banyak pengguna, browser buatan Mozilla ini menghadirkan Firefox Browser.
Firefox sendiri dikenal karena teknologi Quantum-nya yang menggabungkan fungsi browsing terbaik dengan user-interface yang lebih intuitif. Sesuai namanya, Firefox Browser dirancang dengan fitur penghemat data.
Browser ringan untuk Android ini juga memungkinkan pengguna untuk memblokir gambar dari situs tertentu, menggunakan mode Turbo untuk memblokir iklan dan screenshot untuk membaca offline.
Browser ringan untuk Android ini merupakan versi ‘minimalis’ dari UC Browser yang tidak hanya berukuran kecil (hanya di kisaran 30 MB), namun juga cepat dan dibekali dengan fitur yang lengkap seperti Data Saving, Adblock dan banyak lagi.
Baca Juga: Cara Pindahkan SMS dari Android ke iOS
Secara fungsi, ini tidak jauh berbeda dengan UC Browser biasa. Satu-satunya perbedaan hanya terletak pada fakta bahwa UC Browser Mini didesain secara khusus untuk bisa mengkompres data sehingga hemat kuota dan lebih cepat.
3. Opera Mini
Opera Mini pada dasarnya dirancang untuk platform Java ME sebagai versi low-end dari Opera biasa. Fitur utama dari Opera Mini situs atau halaman yang diakses akan melewati server proxy Opera Software terlebih dahulu untuk dikompres, sehingga kecepatan akses bisa 2 hingga 3 kali lebih cepat dari biasanya. Di luar itu, browser berukuran 27MB ini sama seperti browser pada umumnya.
4. Google GO
Browser ringan untuk Android ini bukan versi ringan dari Chrome, melainkan browser tersendiri yang menjadi bagian dari beragam aplikasi GO dari Google, yang ditujukan untuk perangkat low-end.
Google GO telah diunduh sebanyak 100 juta kali dan pada dasarnya merupakan cara yang lebih ringan dan cepat untuk browsing via Google dengan hasil pencarian yang dioptimalkan untuk menghemat kuota hingga 40 persen.
Lebih lanjut, user-experience yang ditawarkan juga serupa dengan aplikasi Google biasa. Browser ringan untuk Android ini hanya berukuran 17 MB saja.
5. DuckDuckGo Privacy Browser
DuckDuckGo adalah antitesisnya Google. Jika Google lebih suka mengoleksi data penggunanya, DuckDuckGo tidak demikian. DuckDuckGo akan melindungi data privasi dan mengenkripsi penelusuran kamu, bahkan dari pihak ketiga sekalipun.
Karena saking menjaga privasi pengguna, maka browser ini tidak menyimpan history penelusuran kamu. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat menggunakan fitur Bookmark untuk menyimpan alamat link website, bilamana kamu ingin mengunjunginya kembali.
6. Dolphin Browser
Dengan ukurannya yang hanya 10 MB, browser ini tidak akan membuat smartphone kamu keberatan. Bahkan ketika dioperasikan untuk membuka banyak tab, browser satu ini tetap memberikan performa stabil dengan koneksi yang cepat.
Terdapat fitur add on, serta fitur pengubah tampilan web ke format PDF secara otomatis. Untuk smartphone dengan RAM hanya 1GB, browser satu ini tetap kompatibel untuk digunakan.
7. Brave Browser
Brave Browser adalah salah satu browser Android terbaru yang diluncurkan pada tahun 2016 dan dilengkapi dengan berbagai macam fitur. Brave Browser menyediakan adblock serta dapat memblokir cookie pihak ketiga, memblokir script, dan memiliki pengaturan per-situs untuk kamu yang membutuhkannya.
Browser ringan untuk Android ini juga menawarkan optimalisasi untuk peningkatan kecepatan dan masa pakai baterai. Brave Browser sangat fungsional dan sangat mudah digunakan. Ini juga memiliki sebagian besar fitur basic seperti bookmark, riwayat, ekstensi, dan mode privasi (incognito).
(Afifah Cinthia Pasha)
Berita Terkait
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru
-
Harga Mulai Rp2 Jutaan, 4 HP Android Ini Punya Desain Mirip iPhone 17
-
4 Rekomendasi HP Android dengan Kamera Jernih Mirip iPhone, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Berkamera Jernih Alternatif iPhone Mulai Rp2 Jutaan
-
7 HP Android Terkencang AnTuTu 2026 yang Dipasarkan di Indonesia, Performa Gahar!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Mudik Gratis 2026 Jasa Marga Group Dibuka 25 Februari 2026: Ini Rute, Cara Daftarnya
-
4 Ide Kegiatan Positif Saat Lebaran Idulfitri yang Bermakna, Boleh Dicoba!
-
10 Ide THR Lebaran untuk Anak yang Menarik dan Bermanfaat
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai