SuaraKalbar.id - Sejarah Sumpah Pemuda tahun 1928. Selain sejarah Sumpah Pemuda, banyak hal menarik seperti tokoh dan tujuan Sumpah Pemuda yang mungkin tak diketahui semua orang.
Latar belakang terjadinya Sumpah Pemuda sendiri adalah munculnya rasa nasionalisme kebangsaan yang ada pada diri pemuda Indonesia.
Tentu saja, nantinya akan diarahkan sebagai gerakan nasional, yang dapat membakar semangat pemuda di seluruh Indonesia.
Kongres Pemuda pertama dihadiri oleh perwakilan organisasi pemuda seluruh Indonesia.
Namun kongres pertama ini gagal mencapai tujuan yang diinginkan. Kemudian generasi pemuda mendirikan Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia, yang dikenal dengan PPKI, pada 17 Desember 1927. PPKI-lah yang kemudian jadi pemantik terbentuknya panitia Kongres Pemuda kedua pada 27-28 Oktober 1928.
Hasil dari Kongres Pemuda ini kemudian kita kenal sekarang dengan sebutan Sumpah Pemuda.
Tokoh yang Terlibat Sumpah Pemuda
Setidaknya struktur organisasi kepanitiaan Sumpah Pemuda, menurut buku berjudul Makna Sumpah Pemuda (2021) karya Sri Sudarmiyatun, adalah sebagai berikut.
- Ketua : Sugondo Djojopuspito
- Wakil Ketua : R.M. Joko Marsaid
- Sekretaris : Muhammad Yamin
- Bendahara : Amir Sjarifudin
- Pembantu I :Johan Mohammad Cai
- Pembantu II : R. Katjasoengkana
- Pembantu III : R.C.J. Sendoek
- Pembantu IV : Johannes Leimena
- Pembantu V : Mohammad Rochjani Su’ud
- Pengisi Acara : Wage Rudolf Soepratman
Selain tokoh yang terlibat dalam Sumpah Pemuda, kalian juga perlu tahu apa tujuan dan isinya.
Biasanya, pertanyaan tentang isi dan tujuan Sumpah Pemuda sering kali keluar dalam soal-soal pelajaran Sejarah.
Baca Juga: Sejarah Hari Tani Nasional 24 September: Latar Belakang dan Tema Tahun ini
Tujuan Sumpah Pemuda
- Melahirkan cita-cita perkumpulan pemuda dan pemudi Indonesia.
- Membicarakan masalah pergerakan pemuda di Indonesia.
- Memperkuat kesadaran kebangsaan dan memperteguh persatuan Indonesia.
- Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
- Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
- Kami Putera dan Puter Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia.
(I Made Rendika Ardian)
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai
-
Futsal Meledak di Indonesia! Sejarah yang Jarang Diketahui: Dari Pele hingga Ronny Pattinasarany
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
-
Luka 1965 dan Gugatan Terhadap Tubuh Perempuan dalam Novel Dari Dalam Kubur
-
'Katri': Menenun Sisa Hidup dari Puing Tragedi 1965
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Nelayan Kalimantan Barat Tolak Kebijakan VMS
-
Sambut Ramadan 2026, Pawai Obor Terbesar Sanggau Digelar di Istana Surya Negara
-
Empat Kadis dan Satu Staf Ahli Pemkot Pontianak Dilantik, Berikut Nama-namanya
-
Ini Empat Infeksi Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai
-
Pasokan LPG 3 Kg Subsidi di Nanga Pinoh Lancar Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Harga Rp21 Ribu