SuaraKalbar.id - Kabupaten Melawi menyimpan pesona alam yang indah. Tempat wisata di Melawi dari sungai hingga gunung. Sebut saja Gunung Kelam dan Air Terjun Sahai Penahan.
Didominasi dengan perbukitan, Kabupaten Melawi menyuguhkan banyak sekali keindahan alam yang menjadi objek wisata dan banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar Kabupaten Melawi hingga wisatawan luar kota hingga mancanegara.
Berikut ini ada beberapa daftar pilihan tempat wisata di Melawi yang dapat kamu kunjungi ketika ingin berlibur ke Melawi:
1. Gunung Kelam
Taman wisata alam bukit Kelam menyuguhkan panorama khas perbukitan ditambah dengan air terjun , gua alam yang menjadi sarang para kelelawar, serta tebing terjal sekitar 1.002 meter. Di Sekitar bukit Kelam terlihat hamparan sawah yang ketika musim panen datang warnanya sungguh cantik, sangat cocok dijadikan latar fotomu.
Disini merupakan tempat hidup tumbuhan endemik seperti kantong semar yang kini terancam punah. Bukit Kelam merupakan salah satu formasi batu monolit terbesar dn tertinggi di dunia.
Sebagian masyarakat juga mempercayai terciptanya gunung ini kerat kaitannya dengan sebuah legenda.
Bukit Kelam saat ini banyak digunakan untuk pusat perkemahan Pramuka, wisata terbang layang, dan panjat tebing dengan ketinggian 50-9000 meter di atas permukaan laut.
2. Sungai Belaban
Baca Juga: Wisata Pantai Klayar yang Punya 3 Fenomena Unik, Cek Lokasi dan Harga Tiketnya
Bagi para pecinta arung jeram atau river tubing, sungai Belaban merupakan tempat yang tepat untuk melakukan aktivitas olahraga tersebut. Untuk melakukan arung jeram, wisatawan perlu membayar Rp15.000 per orangnya.
Di sepanjang bantaran sungai ini kamu akan disuguhi pemandangan yang menyejukkan dari pepohonan hijau yang tumbuh kokoh di kiri dan kanan sungai. Suasana alam sekaligus pedesaan dapat kamu nikmati, tak hanya itu aliran air sungai Belaban juga cukup jernih.
Selain olahraga air yang telah disebutkan di atas, ada beragam aktivitas yang dapat kamu lakukan di sini seperti berenang, memancing, atau hanya sekedar bermain air.
Untuk masuk ke kawasan wisata sungai Belaban kamu cukup membayar Rp5.000 untuk hari kerja dan Rp7.500 untuk hari libur atau weekend. Sungai Belaban terletak di Nanga Pinoh, kilometer 37, Wisata Alam Belaban.
Dengan fasilitas tempat wisata yang telah disediakan seperti operator arung jeram, bangunan pusat informasi wisata alam Belaban, camping ground, jembatan gantung menyebrangi sungai Ella.
3. Air Terjun Sahai Penahan
Berita Terkait
-
Tersembunyi di Sukabumi: Ungkap Pesona Gua Buniayu, dari Kegelapan Total hingga Keajaiban Stalaktit
-
Agrowisata Belimbing Karangsari, Cocok Jadi Objek Wisata Keluarga di Blitar
-
Pantai Malalayang, Pesona Pantai Tanpa Hamparan Pasir di Manado
-
Libur Lebaran? 5 Kolam Renang Terbaik di Karanganyar Ini Wajib Dicoba
-
Ancol Targetkan 660 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron