SuaraKalbar.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak temukan 15 lubang bekas tembakan yang menyasar kaca jendela Bank Sinarmas Pontianak, Senin (27/9/2021).
Empat tembakan menyasar ruang Kepala Kantor Wilayah Bank Sinarmas Pontianak, Daniel Suherman dan empat bekas tembakan lainnya menyasar ruangan Head Operasional, Deni Wijaya Sardi.
Melansir laman Insidepontianak.com, peristiwa penembakan itu, merupakan kejadian kedua yang dialami kantor Bank Sinarmas.
“Sebelumnya, pada 19 September kejadian serupa pernah terjadi. Namun tidak dilaporkan ke polisi,” kata Rully Robinson Poli, Selasa (28/9/2021).
Untuk peristiwa kedua, diperkirakan terjadi pada 25-26 September. Kala itu aktivitas kantor sepi. Kejadian pertama terjadi di lantai tiga ruang Kepala Kantor Wilayah.
Di sana, terdapat bekas tembakan. Selanjutnya di lantai dua ruang Head Operational terdapat empat bekas tembakan, di ruang server terdapat lima bekas tembakan, dan di lantai tiga, ada empat bekas tembakan ditemukan polisi.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi tak menemukan proyektil. Hanya saja terdapat lima kelereng dan dua pecahan kelereng.
“Kami simpulkan, ini peluru yang digunakan adalah kelereng,” pungkasnya.
Baca Juga: Kaca Kantor Bank Sinarmas di Pontianak Pecah Diketapel OTK, Polisi Buru Pelaku
Tag
Berita Terkait
-
Kaca Kantor Bank Sinarmas di Pontianak Pecah Diketapel OTK, Polisi Buru Pelaku
-
Polisi Selidiki Penembakan Gedung Bank Sinarmas Pontianak
-
Bank Sinarmas Pontianak Ditembak, Ada Belasan Lubang di Jendela
-
BREAKING NEWS Bank Sinarmas Pontianak Diduga Ditembaki Orang Tak Dikenal, Kaca Bolong
-
Genjot Transaksi, Bank Sinarmas Luncurkan Kartu Kredit Virtual Visa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah