SuaraKalbar.id - Viral rumah ustadz dicoret salib hitam dan tulisan Yesus. Kejadian itu di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.
Tulisan Yesus dan gambar salib di dinding rumah ustadz Encep yang merupakan pimpinan Madrasah Al Ikhlas di Kampung Peundeuy RT 03/08, Desa Seuseupan itu sudah dihapus.
Rumah ustadz Encep dicoret-coret gambar salib dan tulisan yesus oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui.
Foto-foto tulisan ditembok rumah ustadz Encep ini menyebar cepat di sejumlah grup whatsapp warga.
Dalam foto, coretan tersebut menggunakan tinta berwarna hitam, lambang salib cukup terlihat, tulisan yesus samar-sama di tembok dekat jendela. Coretan ini diketahui pemilik rumah pada Minggu (26/9/2021) siang.
Namun foto-foto aksi vandalisme di rumah ustadz itu sudah menyebar ke publik.
Menanggapi hal ini, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Sukabumi meminta warga tidak terprovokasi oleh aksi vandalisme gambar salib di rumah ustadz tersebut.
Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin meminta warga khususnya umat muslim tenang.
"Kami menghimbau khususnya kepada umat muslim, jangan sampai terprovokasi dan menjadikan situasi panas," ujar Oman Komarudin, Selasa (28/9/2021).
Baca Juga: Polisi Sita Sepeda Motor Curian dari Rumah Kontrakan, Jumlahnya Bikin Viral: 25 Unit
Oman menambahkan, untuk persoalan tersebut MUI menyerahkan kepada pihak berwajib.
"Jangan sampai kita terpancing, lebih baik kita serahkan kepada Polisi yang saat ini tengah melakukan penyelidikan," tuturnya.
Lanjut kata Oman, MUI Kabupaten Sukabumi akan segera berkoordinasi dengan aparat setempat dan unsur terkait didalamnya upaya mencari titik terang persoalan.
"Segera akan kita tindak lanjuti dengan meminta keterangan kepada pemilik rumah, dan koordinasi dengan pihak Kepolisian," jelasnnya.
Kapolsek Caringin Iptu Syarifudin membenarkan aksi vandalisme tersebut. Menurutnya coretan itu sore tadi sudah dihapus oleh warga.
Polisi masih mengumpulkan informasi untuk menemukan pelaku aksi corat-coret yang membuat resah ini.
"Sudah dihapus oleh warga. Pelaku masih dalam pencarian," singkatnya.
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Gubernur Bali Wayan Koster? Viral Diamuk Pegawai SPBU yang Burnout
-
Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
-
Tarif Kamar Raja Juli di Palangka Raya Tembus Jutaan Rupiah, Rakyat Kalteng Sesak Dikepung Asap
-
Driver Ojek Online Jual Pertalite ke Bule, 1,5 Liter Rp 200 Ribu saat Krisis BBM di Bali
-
Viral Mata Melotot Gubernur Bali Wayan Koster Kena Damprat Pegawai SPBU: Saya Bukan Robot Pak
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Agar Akses Berbagai Layanan di Koperasi Desa Makin Mudah, BRI Hadirkan BRILink Agen
-
Orang Utan pun Menyerah Hadapi Karhutla, Akankah Pemerintah Terus Menunggu Hujan?
-
Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?