Selain terkenal lewat Surat Cinta, beberapa hits lagu ciptaannya seperti Antara Anyer dan Jakarta, Bahasa Cinta, Logika, dan Tamu Istimewa menjadikannya salah satu musisi legenda tanah air.
Lagu-lagu Oddie Agam ini dibawakan oleh beberapa penyanyi legendaris seperti Vina Panduwinata hingga penyanyi Malaysia, Sheila Majid.
Oddie Agam pernah menikah dengan artis Chintami Atmanegara pada Desember 1988. Pernikahan ini antas berakhir di meja perceraian pada 1992.
Dari pernikahan itu, Oddie Agam dikaruniai seorang anak bernama Dio Alif Utama.
Kemudian pada tahun 2007, kisah percintaan Oddie Agam menjadi perbincangan saat menjalin hubungan dengan Yemima Kezia Karen Hatukh Tinga.
Kemudian pada 24 Oktober 2014, Odie Agam menikahi Almafilia dengan mengikat janji suci di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kini Oddie Agam telah dipanggil Sang Khalik dalam usia 68 tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat