SuaraKalbar.id - Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) dalam beberapa waktu terakhir dilanda banjir akibat tingginya intensitas curah hujan hingga meluapkan aliran sungai di beberapa wilayah, salah satunya di kawasan perbatasan negara, tepatnya di Kabupaten Sanggau.
Banyak ruas jalan di kabupaten perbatasan ini sudah tergenang. Sehingga memutuskan akses antar wilayah, seperti di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Beduai, Sanggau.
"Sekira pukul 04.45 WIB tadi, ketinggian air sudah mulai naik sekitar setengah meter," kata Kapolsek Beduai, Iptu Eeng Suwenda saat dihubungi pada Jumat (29/10/2021).
Eeng mengatakan, banjir disebabkan meluapnya air Sungai Sekayam kiriman dari Entikong dan Sekayam.
Sebagai langkah antisipasi agar arus lalu lintas tidak lumpuh, warga dan kepolisian gotong royong membuat rakit untuk menyeberangkan kendaraan roda dua dan orang.
"Untuk kendaraan roda dua tidak bisa lewat, makanya kita bersama warga membuat rakit untuk penyeberangan. Sementara roda empat masih bisa lalui jalan ini," terangnya.
Jalan Lintas Malindo (Malaysia-Indonesia) di Beduai adalah akses untuk menuju perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Entikong. Jika akses ini terputus, maka dapat melumpuhkan aktivitas masyarakat di ujung negeri.
Sementara di pemukiman, ketinggian air sudah mencapai satu meter. Kurang lebih seratus Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir, tepatnya di Dusun Beduai, Desa Bereng Bekawat.
"Untuk sementara ada beberapa warga yang mengungsi ke tempat keluarga atau tetangga terdekat yang tidak terdampak banjir. Personel juga sudah diterjunkan untuk melakukan pemantauan arus lalu lintas dan membantu warga terdampak banjir," katanya.
Baca Juga: Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Pejaten Timur, Petugas Damkar Bawa 2 Unit Pompa Portabel
Dari prakiraan BMKG Supadio Pontianak, kecamatan tetangga Beduai yakni Kembayan masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai amgin kencang. Begitu juga Kecamatan Bonti dan Kapuas.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?