SuaraKalbar.id - Rasa kepedulian ditunjukkan BPJS Kesehatan kepada para korban bencana banjir di Kalimantan Barat dengan menyalurkan bantuan berupa paket-paket sembako.
Sekretaris BPJS Kesehatan Arief Syaefuddin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu mengatakan pihaknya menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat setempat yang terkena dampak musibah tersebut.
“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terkena dampak musibah banjir ini, BPJS Kesehatan memberikan bantuan berupa 1.000 paket sembako. Meski secara jumlah, mungkin bantuan yang diberikan tidak terlalu banyak, namun dengan bantuan yang diberikan, harapannya bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak dari musibah ini,” ujar Arief.
Penyerahan bantuan ribuan paket sembako tersebut diberikan secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (26/11).
Arief mengatakan, pihaknya langsung menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang lebih memahami karakter dan mengetahui wilayah mana saja yang masih terdampak dan membutuhkan bantuan.
“Semoga musibah banjir yang menimpa di wilayah Kalimantan Barat ini dapat segera surut seluruhnya sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti biasa,” ucap Arief usai menyerahkan bantuan secara simbolis.
Turut mendampingi Sekretaris BPJS Kesehatan, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung, Lisa Nurena dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Adiwan Qodar.
Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung Lisa Nurena memastikan bahwa pelayanan bagi peserta JKN-KIS terus berjalan dengan optimal.
Meski ada beberapa kantor cabang yang tertutup akses karena dilanda banjir, namun dirinya terus mengatakan bahwa peserta masih dapat mengakses layanan kepesertaan JKN-KIS.
“Kami terus memastikan bahwa pelayanan di kantor cabang tetap bisa diakses oleh peserta JKN-KIS. Bukan hanya pelayanan dengan tatap muka, peserta JKN-KIS juga bisa memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Adminsitrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), Chat Assistant JKN (CHIKA) hingga BPJS Kesehatan Care Center 165,” ujar Lisa.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan BPJS Kesehatan kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Barat yang terkena dampak musibah banjir.
Baca Juga: Pemerintah Provinsi Banten Tambah 500.000 jiwa ke Dalam Program JKN-KIS
“Terkait proses pendistribusian, nantinya akan disalurkan ke daerah yang memang masih membutuhkan bantuan diantaranya Kapuas Hulu yang saat ini banjirnya masih tergolong tinggi. Harapannya bantuan yang ada dapat memberi manfaat bagi warga yang menerima,” ujar Sutarmidji. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pemerintah Provinsi Banten Tambah 500.000 jiwa ke Dalam Program JKN-KIS
-
Inovasi Layanan Digital BPJS Kesehatan Toreh Penghargaan Tingkat Internasional
-
Ini Kata Masyarakat Adat Soal Bencana Banjir di Kalimantan
-
Dorong Mutu FKTP, BPJS Kesehatan Gandeng Bank Syariah Indonesia
-
INFOGRAFIS: Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan yang Sudah Dibayar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei