- Polres Ketapang memeriksa tiga anggota polisi terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Manis Mata, Kalimantan Barat.
- Penggerebekan pada Jumat (22/5/2026) berhasil mengamankan dua warga sipil beserta tiga bungkus sabu seberat tiga ons.
- Penyidik sedang melakukan pendalaman serta pembuktian untuk memastikan keterlibatan oknum kepolisian dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.
SuaraKalbar.id - Kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mendadak menjadi perhatian publik setelah nama tiga oknum anggota polisi disebut ikut terkait dalam perkara tersebut.
Ketiga anggota Polsek Manis Mata itu kini menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan Satresnarkoba dan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Ketapang.
Kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah rumah di Desa Manis Mata pada Jumat (22/5/2026) malam yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial M (27) dan seorang pria berinisial AT (20). Dari lokasi, petugas menemukan tiga bungkus besar diduga sabu dengan berat total sekitar 3 ons beserta alat hisap.
Kasus itu kemudian berkembang setelah muncul pengakuan dari terduga pelaku sipil yang diamankan.
Dalam pemeriksaan awal, keduanya disebut mengarah pada dugaan keterlibatan tiga oknum anggota polisi sebagai pemilik barang haram tersebut.
Informasi tersebut langsung memicu perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum yang selama ini bertugas memberantas narkotika.
Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin membenarkan adanya pemeriksaan terhadap tiga anggota polisi tersebut. Namun ia menegaskan proses masih berada pada tahap pendalaman dan pembuktian.
“Masih dalam pemeriksaan untuk pembuktian terlebih dahulu,” ujarnya.
Baca Juga: Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Ketapang AKP I Dewa Made Surita mengatakan penyidik juga sedang mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di wilayah Manis Mata dan Kabupaten Ketapang.
Hingga kini, polisi belum mengungkap secara resmi identitas lengkap maupun status hukum ketiga anggota yang diperiksa.
Namun berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, ketiganya disebut berinisial Brigadir DS, Bripka S, dan Bripka B.
Kasus ini pun menjadi sorotan luas di media sosial. Banyak warga menilai dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Di sisi lain, publik juga mulai menyoroti pentingnya transparansi dalam proses pemeriksaan agar kasus tersebut tidak berhenti hanya pada pemeriksaan internal.
Polres Ketapang memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional sesuai alat bukti dan fakta yang ditemukan di lapangan.
Berita Terkait
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Nasib Orangutan yang Tersesat di Kebun Warga Ketapang, Dievakuasi ke Gunung Palung
-
Pengiriman Narkotika Jaringan Antar Pulau Digagalkan, 15,7 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun