SuaraKalbar.id - Vaksinasi Covid-19 di Kota Pontianak kekinian sudah mencapai 75,9 persen dari target 400 ribu. Meski begitu, diharapkan warga di ibu Kota Kalimantan Barat (Kalbar) tetap menegakan protokol kesehatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono seperti dikutip Antara pada Senin (30/11/2021)
"Saya mengimbau masyarakat menjelang penerapan PPKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru, agar selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan agar tidak terpapar Covid-19," katanya.
Imbauan tersebut disampaikan Edi, lantaran warga saat ini mulai abai dengan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker.
Lantaran diabaikannya protokol kesehatan, dia kembali mengajak masyarakat tetap menerapkannya terutama sepanjang libur Natal dan Tahun Baru.
Terkait evaluasi yang terkonfirmasi di lapangan, hasil tes usap yang terkonfirmasi saat masyarakat yang ingin keluar Kalbar juga perlu diketahui kontinyu.
"Berdasarkan evaluasi terbaru Covid-19 terkait kejadian di lapangan tidak ada kasus terkonfirmasi, tetapi dalam hal ini masyarakat tetap harus menerapkan prokes," katanya.
Dia juga mengemukakan, dalam mengantisipasi masuknya varian baru, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh agar tidak muncul kluster terbaru di Kota Pontianak. (Antara)
Baca Juga: Virus Omicron Menyebar, WHO Sebut Vaksinasi Masih Penting Dilakukan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
OJK Hentikan 2.263 Entitas Pinjaman Online Ilegal
-
4 Cushion Lokal dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal, Praktis dan Ramah di Kantong
-
OJK Terbitkan Aturan Teknologi Informasi Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada