SuaraKalbar.id - Beredar informasi di berbagai media sosial bahwa Covid-19 varian Omicron sudah masuk Kota Pontianak. Informasi itu, juga disertai peta sebaran Covid-19 dan mengimbau warga untuk meningkatkan kedisiplinan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengatakan, informasi yang beredar di grup obrolan aplikasi pesan instant tersebut adalah berita bohong atau hoaks. Sebab, hingga saat ini belum ada kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Pontianak.
“Informasi ini hoaks,” katanya tegas, melansir dari insidepontianak.com--Jaringan Suara.com, Senin (10/1/2022).
Dia memastikan, hingga saat ini belum ada temuan kasus konfirmasi Omicron di Kota Pontianak. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson juga menjamin, Omicron belum ditemukan di Kalbar.
“Sampai saat ini (red, Kalbar) belum ada yang Omicron,” kata Harisson kepada insidepontianak.com, Senin (10/1/2022).
Sembilan sampel pasien Covid-19 yang sempat dinyatakan probable Omicron juga dipastikan negatif Omicron setelah dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kemenkes.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi