SuaraKalbar.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bengkayang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera evaluasi faktor penyebab serapan anggaran rendah untuk beberapa item pembangunan yang tak tercapai sesuai target pada tahun 2021 lalu.
Pasalnya, imbas serapan anggaran rendah pada di 2021 lalu menyebabkan banyak program pembangunan fisik hampir menyeluruh di semua kecamatan belum tuntas.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus mengatakan, faktor penyebab serapan anggaran lemah, karena terkendala saat diproses lelang.
“Banyaknya kendala saat prosesi lelang, akibat pembangunan terhambat,” tuturnya, menyadur dari insidepontianak.com--Jaringan Suara.com Senin (10/1/2022).
Esi menambahkan, untuk mengatasi kendala tersebut di Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Bengkayang dimintanya melakukan evaluasi kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terutama OPD penanganan program kerja di bidang pembangunan infrastruktur.
Ia menambahkan, meski tidak maksimal, ada beberapa pekerjaan fisik di Kabupaten Bengkayang yang dikerjakan berjalan baik.
“Sehingga pembangunan yang sudah direncanakan dapat di selesaikan sesuai target,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
Terkini
-
ASUS ExpertBook Ultra Diklaim Jadi Laptop Bisnis Flagship dengan AI 50 TOPS
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang