SuaraKalbar.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bengkayang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera evaluasi faktor penyebab serapan anggaran rendah untuk beberapa item pembangunan yang tak tercapai sesuai target pada tahun 2021 lalu.
Pasalnya, imbas serapan anggaran rendah pada di 2021 lalu menyebabkan banyak program pembangunan fisik hampir menyeluruh di semua kecamatan belum tuntas.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus mengatakan, faktor penyebab serapan anggaran lemah, karena terkendala saat diproses lelang.
“Banyaknya kendala saat prosesi lelang, akibat pembangunan terhambat,” tuturnya, menyadur dari insidepontianak.com--Jaringan Suara.com Senin (10/1/2022).
Esi menambahkan, untuk mengatasi kendala tersebut di Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Bengkayang dimintanya melakukan evaluasi kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terutama OPD penanganan program kerja di bidang pembangunan infrastruktur.
Ia menambahkan, meski tidak maksimal, ada beberapa pekerjaan fisik di Kabupaten Bengkayang yang dikerjakan berjalan baik.
“Sehingga pembangunan yang sudah direncanakan dapat di selesaikan sesuai target,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi