SuaraKalbar.id - Ada 148 kejadian bencana di 22 dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada 2021.
"Bencana banjir saja terjadi 79 kejadian dan memang banjir sepanjang 2021 sering terjadi di Kapuas Hulu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan, melansir Antara, Selasa (11/1/2022).
Gunawan menyampaikan, selain banjir bencana longsor juga terjadi sebanyak delapan kejadian, angin puting beliung satu kejadian, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi 26 kejadian, kebakaran pemukiman penduduk 16 kejadian, orang hilang tenggelam 18 kejadian.
Menurut dia, hanya satu kecamatan yaitu Empanang yang tidak pernah terjadi bencana pada Tahun 2021, di Kapuas Hulu.
Adapun menurut Gunawan,wilayah yang paling banyak mengalami bencana sepanjang Tahun 2021 di wilayah Kapuas Hulu adalah Kecamatan Putussibau Utara dengan 27 kejadian, Kecamatan Putussibau Selatan dengan 13 kejadian dan Kecamatan Kalis dengan 10 kejadian.
"Kami terus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana dan beberapa kali juga telah dilakukan sosialisasi baik itu penanganan bencana mau pun upaya pencegahan," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Epidemiolog Dorong Pemprov Kalbar Usahakan Alat Deteksi Omicron yang Lebih Valid
-
Persiapan Pelantikan Pengkab Perbakin Sekadau Capai 90 Persen
-
Curah Hujan Tinggi, 4 Sungai di Pasuruan Meluap Sebabkan Jalan Pantura Macet Parah
-
Gadis Corat-coret Mobil Pakai Spidol Malah Banjir Pujian: Sepantasnya Diberi Hadiah
-
Rumah Warga di Garut Rusak karena Tak Mampu Menahan Derasnya Kucuran Air Hujan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah