SuaraKalbar.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu, menyebutkan, untuk di Kota Pontianak, hanya tersedia tiga jenis vaksin covid-19.
Ketiga jenis vaksin itu, yakni sinovac, pfizer dan moderna yang dikhususkan untuk dosis ketiga atau booster, menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin.
"Jadi masyarakat tidak boleh memilih-milih jenis vaksin sebab kalau masyarakat memilih-milih jenis vaksin maka kita akan kesulitan untuk mendistribusikannya," kata Sidiq, melansir Antara, Rabu (12/1/2022).
Sidiq menambahkan, untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster, penerima vaksin harus terlebih dahulu mendapatkan vaksinasi dosis kedua.
"Menurut penelitian, dalam kurun waktu enam bulan ada penurunan antibodi sehingga harus distimulasi lagi dengan dosis ketiga maka antibodi akan meningkat lagi," kata Sidiq.
Dirinya juga menjelaskan, dalam pemberian vaksinasi booster ini harus hati-hati. Sebab jenis vaksin ketiga atau booster bisa dengan jenis yang sama atau berbeda dari jenis vaksin sebelumnya.
"Pemberian dosis vaksin juga berbeda karena untuk beberapa jenis vaksin ada yang hanya diberikan setengah dari dosis," ungkapnya.
Adapun untuk Kota Pontianak, pemberian vaksin boostes hanya dapat dilakukan bagi lansia.
Hal itu lantaran, pemerintah pusat menggunakan data vaksinasi berdasarkan Nomor Induk Kependidukan (NIK), sehingga capaian vaksinasi di Kota Pontianak baru mencapai 67 persen dan lansia 49 persen.
Baca Juga: Puluhan Warga Korsel Terinfeksi COVID-19 Usai Hadiri Pameran Dagang di Amerika
Tag
Berita Terkait
-
Vaksin Booster di Pontianak Hanya Bisa Dilaksanakan Bagi Lansia
-
Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Pemprov DKI Jakarta Siapkan 4.000 Tempat Tidur
-
Puluhan Warga Korsel Terinfeksi COVID-19 Usai Hadiri Pameran Dagang di Amerika
-
Penambahan 6 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Hari Ini, yang Sembuh Tidak Ada
-
Benarkah Ukuran Penis Menyusut Jadi Salah Satu Efek Samping Infeksi Covid-19?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut