SuaraKalbar.id - Melalui program bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), BI Kalimantan Barat memberikan bantuan rumah produksi gula semut kepada Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur sebagai upaya pengembangan masyarakat dan pemulihan ekonomi daerah.
Menurut Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, upaya pengembangan gula semut perlu dilakukan. Gula semut diharapkan dapat menjadi alternatif gula pasir sehingga dapat mengurangi ketergantunagn terhadap impor gula pasir.
"Penyaluran PSBI rumah produksi kepada Poktan Sumber Makmur merupakan juga tindak lanjut dari kesepakatan pada rapat tingkat atas Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kubu Raya yang dipimpin oleh Bupati Kubu Raya, yaitu perlunya upaya pengembangan gula semut sebagai alternatif gula pasir dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap impor gula pasir." Tutur Muda dilansir dari Antara-jaringan suara.com.
Agus Chusaini, Kepala KPW BI Kalbar mengungkapkan komitmen BI Kalbar untuk terus bersinergi bersama pemerintah untuk memajukan masyarakat melalui program-program yang ada. Penyaluran bantuan rumah gula semut ini menjadi bukti dari komitmen tersebut.
"BI Kalbar terus berkomitmen berjalan dan melangkah bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalbar untuk memajukan masyarakat melalui sinergi berbagai program pengembangan masyarakat di Kalbar termasuk di Kabupaten Kubu Raya.” ujar Chusaini saat peresmian di Kubu, Kamis (13/01).
Salah satu penerima manfaat bantuan rumah produksi gula semut, Nyoto mengungkapkan, dirinya sangat senang mendapatkan bantuan tersebut. Terlebih bantuan rumah produksi gula semut dirasa sesuai dengan apa yang dibutuhkan olehnya.
"Untuk gula semut ini dalam hal produksi tentu butuh tempat khusus dan bersih. Adanya rumah produksi tentu tepat sekali. Apalagi untuk mengurus perizinan produk dalam hal tempat yang bersih menjadi penting," ungkap Nyoto.
Tag
Berita Terkait
-
Sebanyak 322 Siswa di Melawi Ikut Vaksin Merdeka, 3 Sepeda Disiapkan untuk Doorprize
-
Dunia Milik Berdua, Pasangan Kekasih Terekam Berciuman Saat Berkendara
-
Viral Pencuri Kepergok Jebol Jendela Rumah Warga, Netizen: Dia Lagi Dia Lagi
-
Banjir di Sambas Merendam 5 Dusun, 200 Kepala Keluarga Terdampak
-
Polda Kalbar Ungkap Kasus Prostitusi Online, 9 Mucikari Terjaring, 18 Korban Dirayu Dapat Duit Banyak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?