SuaraKalbar.id - Warganet sempat dihebohkan beredarnya video personel Polres Singkawang, yang menggunakan bahasa Tionghoa ( Hakka) saat menyampaikan sosialisasi program vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Dirmanto, kemudian memberikan penjelasan terkait video yang memdapat beragam tanggapan dari masyarakat itu.
"Sebenarnya sosialisasi yang kami lakukan dengan menggunakan kearifan lokal tidak hanya saat sosialisasi vaksinasi COVID-19, seperti yang viral di media sosial di Kota Singkawang dengan menggunakan bahasa Tionghoa," kata Dirmanto, mengutip Antara, Kamis (13/1/2022).
Wujud Kearifa Lokal
Menurut Dirmanto, selama ini Polri dan Polda Kalbar umumnya terus berupaya memberikan berbagai sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan bahasa yang mudah dimengerti warga atau masyarakat, salah satunya menggunakan bahasa Tionghoa yang dilakukan oleh seorang anggota Polwan Polres Singkawang.
"Sehingga tidak menutup kemungkinan anggota kami menggunakan bahasa kearifan lokal lainnya, seperti bahasa Melayu, Dayak, Tionghoa dan bahasa daerah lainnya dalam mensosialisasikan Kamtibmas dan termasuk sosialisasi vaksinasi COVID-19 pada masyarakat," ungkapnya.
Hal itu dilakukan, semata agar masyarakat mudah dalam memahami yang informasikan, termasuk imbauan agar masyarakat ikut mensukseskan program sosialisasi COVID-19 dalam menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity.
Penyuluhan Dilakukan Pekan Lalu
Sebelumnya, dijelaskan Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, dirinya bersama anggota dengan menggunakan Mobil Penyuluhan Binmas melaksanakan penyuluhan keliling, pada Selasa ( 04/01/2022) lalu.
Baca Juga: Nonton Film Horor Malah Vibes Lebaran, Outfit Penonton Makmum 2 Ini Bikin Salah Fokus
Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan di dua lokasi di Kota Singkawang, yakni di Komplek Pasar Turi, Jalan Sama–sama, Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat serta di Jalan Sempalit Kelurahan Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan.
Polwan yang Sampaikan Penyuluhan Memiliki Darah Campuran
Polisi yang mengimbau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Singkawang dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Hakka itu disampaikan Anggota Binmas Polres Singkawang Bripka Mernawati.
Bripka Mernawati tersebut diketahui berdarah campuran Tionghoa dan Jawa. Dimana ibunya seorang keturunan Tionghoa sedangkan ayahnya keturunan Jawa.
Dalam sosialisasi menggunakan bahasa Hakka itu, Bripka. Mernawati mengimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas di kehidupan sehari-hari dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk mencegah, mengurangi mobilitas keluar rumah, menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang.
Tidak hanya itu, Bripka. Mernawati juga menyampaikan Sosialisasi Program Vaksinasi Covid-19 oleh Pemerintah demi kekebalan tubuh guna menangkal Virus Covid-19, serta mengajak sanak saudara rekan kerabat di Kota Singkawang agar divaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan