SuaraKalbar.id - Saat ini, banjir mulai melanda beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), termasuk diantaranya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan mengatakan saat ini banjir telah merendam sejumlah daerah di tiga kecamatan wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.
"Banjir meluas di sejumlah daerah di tiga kecamatan dengan ketinggian 50 centimeter hingga satu meter dari permukaan tanah," kata Gunawan, melansir Antara, Jumat (14/1/2022).
Adapun ketiga Kecamatan yang dilanda banjir yaitu Kecamatan Mentebah, Kalis dan Kecamatan Putussibau Selatan.
Di Kecamatan Mentebah sendiri, banjir terjadi sejak Kamis (13/1) di Desa Tanjung Intan, Desa Nanga Mentebah dan Menaren.
“Banjir di Kecamatan Kalis terjadi di Desa Kalis Raya, Nanga Kalis, Tekudak, Nanga Danau dan Desa Nanga Tubuk,” katanya.
Sedangkan, di Kecamatan Putussibau Selatan banjir terjadi di Kelurahan Kedamin Hilir dan Desa Tanjung Jati.
“Pantauan kami ada sejumlah daerah yang mulai surut, namun sejumlah akses desa terendam," ungkapnya.
Menurut Gunawan, banjir kali ini disebabkan meluapnya sungai tiga sunagi di kawasan itu, yakni sungai Kapuas, sungai Metebah dan batang sungai Nanga Suruk.
Baca Juga: Malaysia Dihantui Kekurangan Pasokan Kebutuhan Pokok Pasca Bencana Banjir, Indonesia Terdampak?
“Curah hujan kita beberapa hari terakhir memang cukup tinggi, semoga saja banjir tidak semakin meluas," kata Gunawan.
Atas kondisi itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca karena potensi banjir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran