SuaraKalbar.id - Prakira Cuaca Kalbar, Warga Diminta Waspada Banjir, Beberapa Wilayah Sudah Tergenang
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kembali mengimbau warga Kalimantan Barat (Kalbar) untuk waspada.
"Perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan intensitas ringan-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," tulis BMKG dalam ketrangan resminya, Jumat (14/1/2022).
Kondisi itu diperkirakan terjadi hingga 19 Januari 2022.
BMKG juga mengimbau, untuk wilayah yang berpotensi terjadi hujan intensitas sedang lebat tersebut, perlu adanya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadi bencana banjir, genangan, tanah longsor dan sebagainya.
"Khususnya pada wilayah yang sering terjadi bencana tersebut," tulis BMKG.
Warga juga diminta waspada potensi banjir hingga 15 Januari 2022 di beberapa wilayah di Kalimantan Barat.
Adapun wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami kondisi yang diperkirakan, yakni Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabuoaten Kapuas Hulu, Singkawang, Pontianak, Mempawah, Bengkayangbdan Kabupaten Landak.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak banjir yang mulai merendam lima dusun di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (13/1/2022).
Menurut keterangan Camat Sajingan Obertus, para warga yang terdampak memilih untuk tetap tinggal di rumah masing-masing.
"Untuk jumlah KK (kepala keluarga) yang terdampak itu sekitar 200 KK. Mereka memilih menetap dirumah masing-masing karena merasa banjir yang merendam pemukiman itu cepat surut,” kata Obertus, melansir insidepontianak.com,-jaringan suara.com.
Adapun kelima dusun yang terendam banjir yakni Dusun Air Bening di Desa Sungai Bening, Dusun Batu Hitam dan Dusun Tanjung di Desa Sanatab, Dusun Senipahan dan Dusun Batang Air di Desa Sentaban.
Berita Terkait
-
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Usulkan Pembangunan Dam Parit untuk Reduksi Banjir Sungai Walannae
-
Malaysia Dihantui Kekurangan Pasokan Kebutuhan Pokok Pasca Bencana Banjir, Indonesia Terdampak?
-
5 Daerah di OKU yang Rawan Banjir dan Tanah Longsor
-
Banjir di Sambas Merendam 5 Dusun, 200 Kepala Keluarga Terdampak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?