Ilustrasi tenggelam - (Unsplash/@blakecheekk)
SuaraKalbar.id - Seorang balita berusia dua tahun, dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas, Minggu (23/1/2022).
Kapolsek Meliau, Iptu Nana Supriatna membenarkan peristiwa yang menimpa Rindiani, warga di Dusun Kampung Baru, Desa Kuala Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Kapuas Hulu.
“Anggota kami, bersama penambang angkutan, dan warga sekitar sudah bergerak melakukan pencarian,” kata Iptu Nana Supriatna melansir insidepontianak, jaringan suara.com.
Iptu Nana mengungkap, hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab korban tenggelam.
”Yang pasti, pihak Polsek setempat bersama warga sudah melakukan pencarian dengan menyisir sungai Kapuas,” terangnya.
Dirinya berharap, korban dapat segera ditemukan.
Berita Terkait
-
Waduh! Evakuasi Korban Tenggelam, Sejumlah Warga dan Polisi Malah Nyemplung ke Sungai Karena Jembatan Ambruk
-
Motor Vs Pick Up L300 Tabrakan di Pekon Way Gelang, 3 Pemotor Sekeluarga Tewas
-
Natalius Pigai Usul Dua Tokoh Kalimantan untuk Jadi Pemimpin IKN: Putra Asli Dayak, Berkualitas!
-
Sifat Asli Sopir Truk Kecelakaan Maut Balikpapan Dibongkar, Publik Ungkap Hal Tak Terduga
-
Hantam Jalan Berlubang, Pemotor di Pelalawan Tewas Ditabrak Truk Sawit
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Catat Pertumbuhan 29,4%, Registrasi BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
-
11 Tahun Teras Kapal BRI, Hadirkan Layanan Perbankan Hingga Pulau Terluar
-
Dukung Program Tiga Juta Rumah, BRI Catat Penyaluran KPP Terbesar di Indonesia
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?