Panglima Tambak Baya mengecam aksi Edy yang diduga menghina Kalimantan/istimewa
Hormat Saya
Panglima Tambak Baya
Tembusan disampaikan, Kepada Yth :
1. Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
2. Menteri Sekretariat Negara Republik Indonesia
3. Panglima Tentara Nasional Republik Indonesia (Panglima TNI)
4.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) 5.Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
6.Gubernur Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, dan Kaltara.
Berita Terkait
-
Perkataan Edy Mulyadi Soal Kalimantan Dikecam, Politisi PKS: Bagian Mana yang Menghina?
-
Ngeri! Panglima Tambak Baya Siap Mati Tantang Edy Mulyadi : Baik Magic atau Hukum Rimba
-
Terry Putri hingga Ian Kasela Ikut Geram, Edy Mulyadi Minta Maaf soal 'Tempat Jin Buang Anak'
-
Dikritik Edy Mulyadi "Macan Jadi Mengeong," Prabowo Tak Marah, Tapi Partainya Lapor Polisi: Pak Prabowo Sibuk Kerja
-
Soal Masalah Edy Mulyadi, Ketua Fraksi PKS: Tak Selalu Caleg Berurusan dengan Partainya!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan