SuaraKalbar.id - Perhelatan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Pontianak, memang masih lama. Namun, sejumlah kader partai politik mulai dimunculkan maju sebagai Calon Wali Kota Pontianak pada Pilkada serentak 2024. Salah satunya Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat (Kalbar).
Ia mengatakan, dukungan untuk dirinya maju di Pilwako Pontianak merupakan dorongan kader PKS Kalbar. Sebab, mengacu pada perolehan suara pada Pileg 2019 di Pontianak, PKS memungkinkan untuk mencalonkan diri di bursa Pilwako Pontianak.
Berdasarkan laman kpu-pontianakkota.go.id, jumlah perolehan suara PKS pada Pileg 2019 Kota Pontianak, capai 33,831 suara. Peringkat keempat perolehan suara partai politik terbanyak, setelah PDIP, Nasdem dan Gerindra.
“Sehingga cukup modal kiranya, dan saya didorong maju Calon Wali Kota,” ujarnya, melansir dari insidepontianak.com--Jaringan Suara.com, Jumat (28/1/2022).
Menurutnya, kader PKS Kalbar mengharapkan kader maju calon Wali Kota Pontianak, dengan tujuan menjadi solusi menyelesaikan berbagai masalah yang masih tersisa di Kota Pontianak. Salah satunya menyelesaikan persoalan banjir, kemacetan, penuntasan kawasan kumuh, dan memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, di tengah kondisi pandemi.
Namun demikian, ia memastikan, niatan baiknya itu masih belum final. Sebab, semua keputusan nanti, akan mengacu pada hasil survei.
“Kita akan survei dulu, sambil kita meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Apabila memungkinkan itu, dan partai menghendaki kita siap,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM