SuaraKalbar.id - Seakan tak pernah kehabisan ide untuk memakmurkan masjid dengan menggalang persatuan umat. Itu lah pola kerja Gerakan Sedekah Berkah Masjid Syuhada Mempawah, yang terletak di Jalan Gusti M. Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah.
Mereka kali ini meluncurkan program Pasar Bahagia yang ber-tagline 'Belanja Cuma-Cuma, Bayarnya Pake Doa'. Sesuai tajuknya, maka kaum emak-emak yang berbelanja ke Pasar Bahagia ini tidak perlu membawa uang. Tentu saja gratis.
Lalu bagaimana cara bayarnya? Ketua Gerakan Sedekah Berkah Masjid Syuhada Mempawah, Yudi Oktafiarza, mengatakan, kaum emak yang belanja di Pasar Bahagia cukup membayar dengan doa.
Peluncuran Pasar Bahagia ini berlangsung usai salat subuh hingga tadi pagi, Minggu (6/2/2022), di halaman Masjid Syuhada Mempawah. Tak tanggung-tanggung, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, serta sejumlah ulama.
Dalam pasar itu, sejumlah keperluan dapur dijual dengan doa. Yakni sayur kangkung, cabe merah besar, bawang putih, bawang merah, potongan daging ayam dan beberapa bumbu jadi. Kontan, Pasar Bahagia pun disambut bahagia para emak-emak Kota Mempawah.
Namun syaratnya, untuk dapat berbelanja, para emak dipersilakan untuk mendaftarkan diri dulu ke pengurus masjid atau Gerakan Sedekah Berkah Masjid Syuhada. Menurut Yudi lagi, Pasar Bahagia ini merupakan inovasi dari Masjid Syuhada dalam rangka memakmurkan masjid.
“Sebelumnya, kami telah meluncurkan berbagai program dari jamaah untuk jamaah yang selalu mendapat respon luar biasa, alhamdulillah,” ujar Yudi, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Program itu adalah Gerakan Sedekah Berkah yang menghimpun donasi bagi para penghapal Alquran, duafa, yatim piatu, fisabilillah dan dakwah.
Kemudian diluncurkan lagi Program Setamat atau Sedekah Tambol Jumat, Serbu Sari atau Sedekah Seribu Setiap Hari, Sedekah Box Berkah atau Sedekah Makanan Sedekah Kebahagiaan, serta Program Makan Siang Gratis.
Baca Juga: Cewek Hobi Berlagak Jadi Zombie Sampai Kebanting, Teman Minta Tolong ke Netflix
Hadirnya Pasar Bahagia yang diluncurkan d Masjid Syuhada pagi ini, tambah Yudi, atas dukungan Pondok Digital, SIDAQ atau Selamatkan Indonesia dengan Al-Qur’an, dan Takmir Masjid Ismuhu Yahya.
“Insya Allah, program ini akan kami gelar setiap hari Minggu usai salat subuh sebagai wujud untuk memakmurkan masjid,” tandasnya.
Sekretaris Daerah, Ismail, tak bisa menyembunyikan rasa bangga atas diluncurkannya Pasar Bahagia “Belanja Cuma-Cuma, Bayarnya Pake Doa” di Masjid Syuhada Mempawah.
“Saya berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar niat baik anak-anak muda di Masjid Syuhada ini mendapat ridho-Nya dan diberikan dukungan oleh seluruh jamaah di Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.
Ia berharap program Pasar Bahagia ini dapat berlangsung berkesinambungan dan sekaligus sebagai bentuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.
Selain Sekda Ismail, turut hadir dalam kegiatan itu Ustaz Usman Husen yang memimpin salat subuh dan memberikan kajian Al-Qur’an, serta sejumlah ulama Mempawah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan