SuaraKalbar.id - Sejumlah nelayan di muara Jungkat, Desa Wajok, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) terpaksa menyandarkan kapal lantaran jarak pandang terkendala kabut asap, Kamis (3/3/2022) pagi.
Salah seorang Kapten Kapal, Jaiman mengaku, guna menghindari kecelakaan, dirinya memilih untuk tidak berlayar dan bersandar di pinggir Sungai Kapuas.
"Kami terpaksa menyandarkan kapal karna kabut asap menggangu pandangan kami, jadi daripada nanti tabrakan dengan kapal lain atau nelayan kecil jadi kami bersandar saja dulu," ungkapnya.
Menurut Jaiman, kabut asap mulai melanda sejak pukul 06.00 wib, kabut yang terjadi dalam seminggu terakhir, di sejumlah wilayah Kalimantan Barat terlihat menyelimuti ruas jalan negara akibatnya jarak pandang hanya berkisar 50 meter hingga 70 meter.
"Kabut asap tebal yang akan menghilang pada pukul 08.00 wib itu, sehingga sangat menganggu aktivitas pelayaran,di alur pelayaran Sungai Kapuas, dimana jarak pandang hanya mencapai 50 meter hingga 70 meter," tutur Jaiman
Jaiman pun berharap kabut asap segera berakhir, mengingat jika kabut asap terus berkepanjangan tentu menganggu aktivitasnya melaut.
Diketahui, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) telah terjadi di beberapa wilayah Kalbar, akibatnya jarak pandang mulai tergangu oleh kabut asap.
Beberapa aktifitas masyarakat juga mulai terkendala, lantaran jarak pandang yang terganggu.
Kontributor: Rabiansyah
Baca Juga: Kreatif Kebangetan, Pedagang Ini Ubah Topping Takoyaki Rp5.000 Jadi Lebih Melokal
Berita Terkait
-
Kreatif Kebangetan, Pedagang Ini Ubah Topping Takoyaki Rp5.000 Jadi Lebih Melokal
-
Tak Kunjung Pulang, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Bintan
-
Dua Maling Radiator Fuso di Desa Sungai Purun Berhasil Diamankan Hanya dalam Kurun Waktu 6 Jam
-
Gampang Dijumpai, 5 Makanan Ini Dipercaya Bisa Menyehatkan Kulit
-
5 Makanan Khas Lampung yang Mengguga Selera, Wajib Dicicip dan Jangan Sampai Terlewatkan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta