SuaraKalbar.id - Karhutla kembali terjadi, saat ini tidak hanya lahan kering yang terbakar, namun salah satu rumah walet dan satu rumah warga di Jalan Angkasa Pura 2, Parit Ngabe, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, hangus terbakar.
Kejadian tersebut berawal dari percikan api yang sebelumnya menghanguskan lahan di sekitarnya, namun karena angin yang cukup kencang dan cuaca yang panas api tersebut langsung menyambar rumah walet milik Edi dan juga rumah pribadi yang di tempati oleh karyawan walet Usman Ali.
"Pertama kejadian saya di belakang madamkan di belakang setelah itu ada suara anak saya, saya lari kedepan ternyata api udah setengah, saya cuman memikirkan anak saya saja, barang-barang tuh urusan belakangan lah yang penting anak saya dan keluarga saya selamat," terang Usman Ai di lokasi kejadian, Kamis sore (3/3/2022).
Usai memadamkan dengan alat seadanya dan di bantu oleh pihak terkait, dirinya tidak sempat menyelamatkan harta benda di dalam rumah tersebut, dan untuk saat ini Usman akan mengungsi ke rumah saudaranya.
"Untuk sementara belum tau mau pindah kemana, mungkin ke tempat adek saya lah nanti, tapi Alhamdulillah saya bisa menyemalatkan anak saya," katanya.
Sementara itu Edi pemilik rumah Walet mengatakan, kejadian tersebut hanya memakan waktu sekitar 7 menit, karena cuaca yang cukup panas dan juga kencangnya angin di sekitar kawasan tersebut.
"Ini hanya terjadi sekitar 7 menit saja rumah karyawan saya, setelah itu merembet ke rumah walet untung cepat ada pertolongan kalau tidak mungkin semuanya sudah habis, api berasal dari ujung," tutur Edi.
Edi mengatakan jika rumah walet miliknya sudah berisi, tetapi karena sering terjadi kabut asap di kawasannya, maka isian di sana berkurang.
"Rumah walet tersebut tidak mempunyai banyak isian karena terganggu oleh kabut asap," paparnya.
Baca Juga: 9 Rumah Warga Cilograng Lebak Rusak Diterjang Longsor
Usai mendapatkan informasi, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan langsung datang ke Lokasi dan menjelaskan jika, pada saat cuaca seperti ini masyarakat yang tinggal di dekat lahan gambut diharapkan untuk lebih waspada, karena dengan cuaca seperti ini memang sering terjadi bermunculan titik api.
"Masyarakat diharapkan lebih waspada melihat sekitarnya, apalagi areanya yang memang di sekitarnya tanah gambut dan masih kosong, artinya memang masih rawan terjadinya lahan terbakar," paparnya.
Muda juga memperingatkan kepada seluruh masyarakat Kubu Raya tentunya agar tidak membakar lahan dengan sengaja, karena jika ketahuan maka pembakar lahan tersebut akan di berikan sanksi berdasarkan undang-undang yang berlaku.
"Saya cuman ingin mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan dalam kondisi panas seperti ini, kita harapkan semua petani bisa lebih tertib dalam membuka lahan, sekecil apapun jangan memandang remeh, seperti membakar sampah kemudian dianggap nya sudah mati ditinggalkan, angin datang itu jangan dianggap remeh, benar-benar padam baru boleh di tinggalkan," tegasnya.
Kedepannya Pemerintah Kabupaten akan bekerja sama dengan BPBD untuk menambah embung di lokasi yang akan ditentukan.
"Embung sudah banyak dibuat, hanya memang dalam kondisi seperti ini ada pun embung tidak banyak airnya, tapi kita berupaya bagaimana akan bisa menambah embung di lokasi yang nantinya akan di tentukan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
9 Rumah Warga Cilograng Lebak Rusak Diterjang Longsor
-
6 Potret Rumah Mewah Indra Kenz, Sudah Ada Kamar Calon Anak!
-
Aksi Bobol Mobil Parkir di Rumah Makan Viral, Dua Laptop Mahasiswa Raib
-
Pergerakan Tanah di Cikakak Sukabumi Rusak Puluhan Rumah Warga
-
Rumahnya Digusur, 15 Warga Kampung Kebonsari Semarang Surati Presiden Jokowi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah